Kapolda Jatim Titip Harapan ke Konferensi Wilayah AMSI

Hilda Meilisa - detikNews
Senin, 19 Okt 2020 17:50 WIB
kapolda jatim dan amsi
Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Kapolda Jatim Irjen M Fadil Imran menggelar pertemuan dengan pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI). Dalam pertemuan yang berlangsung akrab ini, Fadil menitipkan sejumlah pesan dan harapan pada AMSI.

Salah satunya, terkait peran media siber di masa kini. Fadil menyebut media memiliki peran penting dalam menangkal hoaks dan kejahatan cyber atau cyber crime. Fadil juga sempat menceritakan terkait temuan hoaks di berbagai negara, tak terkecuali negara besar.

"Afrika Utara, Timur Tengah, beberapa negara Asia Timur, bahkan negara maju seperti Amerika, Eropa tak pernah luput dari hoaks," kata Fadil dalam sambutannya di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin (19/10/2020).

Fadil pun meminta bantuan para pengurus AMSI untuk terus berpedoman pada kaidah jurnalistik dalam menangkal hoaks di masyarakat. Menurutnya, informasi hoaks memiliki pengaruh buruk dalam memprovokasi masyarakat. Untuk itu, hal ini harus diperangi.

Di kesempatan yang sama, pertemuan ini juga sempat membahas terkait gelaran Konferensi Wilayah (Konferwil) AMSI kedua pada 24 hingga 25 Oktober 2020 di Batu. Fadil berjanji akan menyempatkan waktu untuk hadir dan mendukung penuh acara ini.

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal supply berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi. Mudah-mudahan kerja sama kita ini bisa kita kembangkan," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua AMSI Jatim Arief Rahman mengapresiasi Fadil sangat memahami latarbelakang berdirinya AMSI, yang mana salah satunya untuk memerangi berita hoaks.

"Alhamdulillah pak Jenderal Fadil Imran cukup mengenal AMSI, waktu deklarasi pertama AMSI di Dewan Pers beliau hadir. Sehingga, beliau paham AMSI ini dibutuhkan supaya media bisa profesional, kredibel, melakukan kerja jurnalistik secara profesional. Beliau juga punya background di cyber crime dan memahami pola-pola yang dilakukan masyarakat," ujar Arief.

Arief juga berterima kasih atas dukungan dari Kapolda Jatim. Menurut Arief, kolaborasi bersama ini penting dalam menghadapi tantangan di era pandemi COVID-19.

"Kita siap melakukan kolaborasi, sinergi positif dari pihak Polda Jatim dan seluruh instansi untuk bersama menghadapi persoalan yang sangat berat, terutama pandemi COVID-19. Bukan hanya membahayakan kesehatan tapi meruntuhkan sendi-sendi masyarakat. Ini yang kita perlu kerja bersama, bergandeng tangan supaya tidak berjalan sendiri-sendiri," tambahnya. (hil/fat)