Dewan Kesenian Banyuwangi Diharap Lestarikan Budaya Lokal ke Kancah International

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 15 Okt 2020 12:14 WIB
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Seni dan budaya menjadi instrumen pendorong persatuan dan kekompakan segenap elemen daerah. Bupati Abdullah Azwar Anas berharap seni dan budaya daerah juga jadi instrumen yang melambungkan nama dan prestasi Banyuwangi di kancah yang lebih luas.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Anas saat melantik kepengurusan Dewan Kesenian Blambangan (DKB) periode 2018-2023 di Pendopo Sabha Swagata, Kamis (15/10/2020). Hasan Basri ditetapkan sebagai nakhoda kepemimpinan DKB yang baru.

Bupati Anas mengatakan selama ini kemajuan yang dicapai oleh Banyuwangi tidak lepas dari peran seniman dan budayawan yang aktif merawat dan melestarikan kesenian dan budaya lokal. Berkat seni dan budaya, Banyuwangi telah dikenal luas, dan prestasinya tidak hanya tercatat di kancah nasional, bahkan internasional.

"Kami berterima kasih kepada seniman dan budayawan yang terus aktif berkesenian dan melestarikan budaya tanpa mengenal bosan dan lelah. Sehingga kesenian Banyuwangi saat ini semakin eksis dan dikenal khalayak luas. Seni budaya Banyuwangi telah menjadi bagian penting dari perkembangan wisata Banyuwangi," ujar Anas kepada wartawan.

Agenda wisata Banyuwangi yang terangkum dalam Banyuwangi Festival sendiri didominasi oleh atraksi seni budaya daerah. Pemkab melibatkan seniman dan budayawan serta pegiat seni lainnya untuk menampilkan berbagai atraksi yang mampu memikat para wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi.

Tidak hanya berperan bagi perkembangan sektor pariwisata, menurut Anas salah satu peran penting seni dan budaya derah dalam pembangunan Banyuwangi adalah kemampuannya mempersatukan dan merangkul segenap elemen yang ada di daerah. Sehingga proses pembangunan berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan yang berarti.

Selanjutnya
Halaman
1 2