Satpol PP Kota Blitar Sebut Masyarakat Makin Disiplin Pakai Masker

Erliana Riady - detikNews
Minggu, 04 Okt 2020 17:50 WIB
Plt Kepala Satpol PP Kota Blitar, Hadi Masikun
Foto: Erliana Riady
Blitar -

Gencarnya razia bermasker di Kota Blitar membuahkan hasil. Bahkan Satpol PP sebagai penegak perda menyebut, masyarakat makin disiplin memakai masker saat pandemi COVID-19.

Plt Kepala Satpol PP Kota Blitar, Hadi Masikun mengatakan, fakta ini bisa dilihat dari makin sedikitnya jumlah warga yang melakukan pelanggaran dengan tidak memakai masker.

"Awal razia itu per jam bisa sampai 30 pelanggar. Mulai sepekan ini, rata-rata per jam tidak sampai 10 pelanggar. Itupun pelanggarannya misal tidak memakai masker dengan benar," kata Hadi kepada detikcom, Minggu (4/10/2020).

Data dari Satpol PP Kota Blitar, sejak digelar Operasi Yustisi sampai hari ini, total ada sebanyak 1.728 pelanggar. Dengan rincian ada 1.123 yang menjalani pembinaan di tempat, 83 menjalani sidang di tempat, 266 KTP-nya disita dan 89 terkena pasal tipiring.

"Sedangkan untuk pelaku usaha ada 136 kami berikan teguran tertulis dan 31 kena pasal tipiring," ungkapnya.

Namun dari angka komulatif itu, pada tanggal 30 September jumlah pelanggaran hanya tercatat 4 warga mendapat pembinaan di tempat dan 8 pelanggar menjalani sidang di tempat saat razia masker.

"Ini artinya, masyarakat makin disiplin memakai masker ketika berkegiatan di luar rumah. Dan operasi yustisi masih akan berlanjut walaupun kota sekarang sudah turun ke zona kuning," jelasnya.

Upaya menertibkan protokol kesehatan ini, lanjut dia, pihaknya juga meningkatkan pengawasan dan pemantauan selama masa kampanye dalam Pilwali Kota Blitar. Satpol PP dan tim gabungan bertekad mempertahankan kondisi kota makin disiplin menjaga protokol kesehatan. Sehingga diharapkan bisa kembali ke zona hijau.

(fat/fat)