Sempat Dirawat 4 Hari, Ibu yang Digorok Anak Kandung di Mojokerto Meninggal

Enggran Eko Budianto - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 11:53 WIB
anak gorok bapak ibu
Korban saat dirawat di rumah sakit (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto -

Ibu yang digorok anak kandungnya sendiri di Mojokerto meninggal dunia setelah 4 hari dirawat di rumah sakit. Polisi akan memperberat ancaman hukuman bagi tersangka jika korban dipastikan meninggal karena digorok.

Muripah (63) dan suaminya, Yasin (87) dievakuasi warga ke RS Sido Waras, Kecamatan Bangsal pada Sabtu (26/9) malam. Itu setelah pasangan suami istri warga Dusun Kuripan, Desa Jumeneng, Kecamatan Mojoanyar tersebut digorok anak kandung mereka, Adi Muryadi Hermanto (28).

Karena luka mereka cukup parah, kedua korban dirujuk ke RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto keesokan harinya. Yasin menjalani operasi akibat luka gorok pada bagian leher, Senin (28/9). Sedangkan Muripah langsung dirawat di ruang rawat inap karena saat itu kesadarannya sudah membaik.

Ibu tiga anak ini menderita sejumlah luka. Yaitu luka robek di dagu kanan sekitar 10 cm, di dagu kiri sekitar 5 cm, luka robek di leher, dada, ibu jari dan jari telunjuk tangan kiri, serta luka memar di kepala. Muripah akhirnya meninggal dunia pada Rabu (30/9).

"Meninggalnya jam 6 petang (pukul 18.00 WIB). Sudah dimakamkan pagi tadi," kata Adik Kandung Muripah, Sumini kepada wartawan di rumah duka, Kamis (1/10/2020).

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Rifaldhy Hangga Putra membenarkan, Muripah meninggal dunia saat dirawat di RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo. Pihaknya menerima kabar duka tersebut sekitar pukul 19.00 WIB.

"Kami datangi keluarga untuk mengucapkan belasungkawa, kami coba bawa ke RS Bhayangkara Porong biar jelas meninggalnya karena apa," terangnya.

Hangga menjelaskan jenazah Muripah dibawa ke RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, Sidoarjo untuk diautopsi pada Rabu (30/9) malam. Menurut Rifaldhy, autopsi tersebut untuk memastikan penyebab meninggalnya korban.