Kronologi Satgas COVID-19 di Surabaya Dilumuri Kotoran Oleh Istri Pasien

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Rabu, 30 Sep 2020 21:42 WIB
Petugas Satgas COVID-19 di Surabaya menerima perlakukan tidak menyenangkan saat menjemput pasien positif Corona. Ia dilumuri kotoran oleh istri pasien.
Petugas Satgas COVID-19 di Surabaya yang dilumuri kotoran oleh istri pasien/Foto: Istimewa
Surabaya -

Petugas Satgas COVID-19 di Surabaya dilumuri kotoran saat menjemput pasien positif COVID-19. Aksi tak elok itu dilakukan oleh istri pasien.

Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara kini menyampaikan kronologinya. Menurutnya, Pemkot Surabaya menggelar tes swab massal untuk penghuni Rusun Bandarejo, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo pada Rabu (23/9). Kemudian hasil tes swab keluar lima hari kemudian.

"Pada saat tes swab massal kepada Bapak X. Namun saat itu, petugas datang keluarganya tidak berada di rumah (rusun). Yang ada hanya Pak X saja," kata Febri kepada detikcom, Rabu (30/9/2020).

Ketika hasil tes swab keluar, Bapak X tersebut dinyatakan positif COVID-19. Satgas COVID-19 dari Puskesmas Sememi kemudian melakukan tracing kepada yang pernah kontak erat dengan pasien positif tersebut.

Petugas mendapati fakta bahwa yang bersangkutan tinggal bersama dengan istri dan dua anaknya. "Ternyata, Bapak tersebut memiliki komorbid dan menurut petugas itu membahayakan kesehatan pribadinya. Sehingga mau nggak mau harus dirujuk ke Rumah Sakit BDH. Namun teman-teman tracing ini tidak mudah, salah satu anaknya melakukan penolakan," ungkap Febri.

Keesokan harinya yakni Selasa (29/9), Satgas COVID-19 datang kembali untuk melakukan mediasi, dengan harapan keluarga tersebut mengizinkan pasien dirujuk ke RS BDH, yang berada di Benowo. Febri menjelaskan, setelah mediasi, akhirnya petugas mendapatkan kesepakatan. Sang anak memberikan izin kepada petugas untuk membawa ayahnya dirawat di rumah sakit.

Selanjutnya
Halaman
1 2