Akhir Drama Penolakan Penjemputan Ibu Positif COVID-19 di Probolinggo

M Rofiq - detikNews
Selasa, 29 Sep 2020 22:35 WIB
Senin (28/9), puluhan warga Probolinggo menolak penjemputan seorang ibu yang positif COVID-19, oleh Satgas setempat. Kini wanita itu sudah menjalani isolasi di rumah sehat.
Keluarga mengantar AM secara mandiri ke Klinik Annisa/Foto: M Rofiq
Probolinggo -

Senin (28/9), puluhan warga Probolinggo menolak penjemputan seorang ibu yang positif COVID-19, oleh Satgas setempat. Kini wanita itu sudah menjalani isolasi di rumah sehat.

Ibu yang positif COVID-19 ini berinisial AM. Warga Desa Taman Sari, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo ini baru saja melahirkan seminggu yang lalu.

Sebelum menjemput AM, sejumlah pihak berembuk terlebih dahulu. Mulai dari Forkopimka Dringu, pejabat dari Polres Probolinggo, petugas Puskesmas Dringu dan perangkat Desa Taman Sari. Pertemuan digelar di rumah Sutaji dan Nur Ali, tokoh masyarakat setempat.

Dalam pertemuan ini disepakati, keluarga AM berjanji akan mengantar yang bersangkutan secara mandiri dengan menggunakan kendaraan pribadi, ke Klinik Annisa yang menjadi tempat isolasi. Yakni dengan harapan tidak diketahui warga atau masyarakat secara luas.

Selain itu, AM juga mengajukan persyaratan agar tetap bisa bersama bayinya selama menjalani isolasi. Tepat pukul 19.00 WIB, pasien bersama bayinya datang ke Klinik Annisa diantar keluarganya.

Selanjutnya
Halaman
1 2