Dua Nakes Positif COVID-19, Puskesmas Sanankulon Blitar Ditutup 3 Hari

Erliana Riady - detikNews
Sabtu, 26 Sep 2020 22:35 WIB
puskesmas sanankulon
Puskesmas Sanankulon ditutup karena nakesnya positif COVID-19 (Foto: Erliana Riady)
Blitar -

Puskesmas Sanankulon menutup layanan selama tiga hari. Ini setelah dua nakes terkonfirmasi positif COVID-19. Satu di antaranya tertular dari suaminya yang berdinas di Puskesmas Wates.

Jubir Satgas COVID-19 Pemkab Blitar, Krisna Yekti mengatakan, hasil swab nakes Puskesmas Sanankulon ini diterima pada Jumat (25/9). Sehingga upaya tracing dan swab massal dilakukan hari ini ke semua pegawai dan nakes di puskesmas tersebut.

"Dua nakes Puskesmas Sanankulon yang terkonfirmasi positif terdiri satu warga Sanankulon dan satu warga Kanigoro," jelas Krisna, Sabtu (26/9/2020).

Hari ini, pihaknya langsung merekomendasikan layanan puskesmas ditutup sampai tiga hari ke depan. Mulai tanggal 26 sampai 28 September mendatang. Upaya sterilisasi dan general cleaning mulai dilakukan. Selain itu, tes swab massal juga dilakukan kepada sekitar 30 nakes dan pegawainya.

"Kami swab massal sekitar 30 orang. Dan nanti, yang hasilnya positif langsung masuk isolasi di LEC Garum," imbuhnya.

Selain dari klaster nakes puskesmas, paparan virus Corona juga ditemukan di pondok pesantren. Ada tiga santri di ponpes wilayah Mantenan Kecamatan Udanawu terkonfirmasi positif COVID-19. Hari ini, rapid test dan dilanjutkan swab tes dilakukan terhadap 450 santri di sana.

"Untuk ponpes juga kami tutup. Jadi penghuni pondok tidak boleh keluar. Dan warga luar pondok tidak boleh masuk. Ini masih kami bicarakan," tandasnya.

Sampai hari ini, jumlah kumulatif terkonfirmasi positif warga Kabupaten Blitar mencapai 559 orang. Dengan jumlah kesembuhan mencapai 456 orang.

(iwd/iwd)