Bertemu ALFI Jatim, Eri-Armuji Janjikan Pelabuhan Kelas Dunia

Amir Baihaqi - detikNews
Sabtu, 26 Sep 2020 22:28 WIB
eri cahyadi
Eri Cahyadi bertemu dengan pengurus ALFI Jatim (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Calon wali kota Surabaya Eri Cahyadi berjanji akan mengembangkan jalur laut perdagangan di Pelabuhan Tanjung Perak. Hal itu ia ungkapkan saat bertemu dengan Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jatim.

"Mayoritas jalur perdagangan di Jatim ya lewat Tanjung Perak, masa depan kolaborasi perlu diperkuat antara dunia usaha dan pemerintah, termasuk Pemkot Surabaya," kata Eri, Sabtu (26/9/2020).

Eri menjelaskan pengembangan pelabuhan harus terintegrasi dengan berbagai hal. Antara lain konektivitas dengan kawasan industri hingga standar pelayanan yang ada.

"Jadi bukan hanya sisi transportasi lautnya. Keberhasilan sebuah port menjadi unggul juga harus ditopang banyak hal, mulai dari koneksi dengan kawasan industri hingga standar pelayanannya," jelas Eri.

Menurut Eri, keberadaan pelabuhan yang baik merupakan salah satu cita-cita yang ingin diwujudkan jika terpilih menjadi wali kota kelak. Sebab dengan hal itu, maka Surabaya akan menjadi kota berkelas dunia.

"Keberadaan pelabuhan adalah salah satu pilar cita-cita kami mewujudkan lingkungan bisnis berkelas dunia di Surabaya, dengan rantai pasok yang lancar, punya efisiensi dan berdaya saing. Kita akan gaspol untuk capai tujuan itu," terangnya.

Ketua ALFI Jatim Hengky Pratoko mengatakan pihaknya telah bertemu dengan Eri Cahyadi dan Armuji beberapa waktu lalu untuk berdiskusi tentang Kota Surabaya ke depan. Ia menyebut pertemuan itu membahas khususnya dalam hal penataan Pelabuhan Tanjung Perak yang merupakan salah satu jalur perdagangan terbesar di Indonesia.

Hengky mengatakan Pelabuhan Tanjung Perak yang menjadi pintu masuk perdagangan Indonesia Timur ini perlu terus dikembangkan melalui sinergi dunia usaha dan pemerintah, termasuk Pemkot Surabaya. ALFI meyakini Eri bisa mewujudkannya, karena mempunyai latar belakang pengelolaan dan pengembangan kota.

"Saya lihat pemikiran beliau sangat smart dan terbuka. Beliau juga masih muda," ujar Hengky.

Hengky menambahkan ke depan Pemkot Surabaya setelah dipimpin Eri Cahyadi bisa lebih besar lagi mengakomodasi kepentingan warga di Tanjung Perak. Khususnya pertanahan yang ada di kawasan setempat.

"Termasuk hak-hak pertanahan di pelabuhan ini bagaimana, termasuk rakyat yang menempati lahannya," kata Hengky, seraya menambahkan saat ini ALFI Jatim memiliki 1.000 anggota pengusaha.

"Pak Eri Cahyadi kami yakin mampu memberikan warna baru menuju tata kelola di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak yang lebih baik lagi," tandas Hengky.

(iwd/iwd)