Ngaku Punya Samurai Hasil Ritual, Dukun Palsu Tipu Tetangga Rp 18 Miliar

Muhammad Aminudin - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 19:17 WIB
penipuan di batu
Polisi menunjukkan tersangka dan barang bukti penipuan. (Muhammad Aminudin/detikcom)

Dengan segala bujuk rayu, akhirnya korban mempercayai dan menyetorkan uang kepada tersangka untuk kebutuhan ritual. Pengiriman uang dilakukan dalam kurun waktu September 2016 sampai Agustus 2020. Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Pratama menyampaikan, kasus bermula saat kedua tersangka mengaku bisa mendapatkan samurai asli Jepang.

"Kedua tersangka meyakinkan bahwa samurai bisa dijual sampai triliunan rupiah. Korban akhirnya percaya dan menyetorkan uang kepada tersangka," beber Harviadhi kepada wartawan, Rabu(23/9/2020).

Korban, yang sudah termakan bujuk rayu para tersangka, akhirnya sadar bahwa samurai merek Kingroll yang dijanjikan tak kunjung diberikan. Karena penasaran, korban mulai mencari samurai yang dijanjikan, ternyata barang tersebut memang tidak ada.

"Samurai yang dijanjikan memang tidak ada, hanya modus tersangka untuk menipu korban bahwa samurai hasil ritual akan bisa dijual triliunan rupiah," ungkap Harviadhi.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan puluhan kartu debit dan ATM dari beberapa bank dan beberapa resi tanda pengiriman uang sejak 2016 kepada tersangka.

Akibat perbuatan keduanya, tersangka dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. "Barang bukti lainnya berupa buku-buku spiritual dan doa, buku samudra mutiara, buku tabungan beberapa bank, satu unit mobil Toyota Taft dan Toyota Avanza, dupa, dan juga didapati beberapa senjata tajam jenis keris hingga samurai," beber Harviadhi.

Sementara itu, kedua tersangka mengaku uang hasil memperdaya korban digunakan untuk membeli pabrik plastik, rumah, serta judi online.

Halaman

(iwd/iwd)