Langgar Jam Malam, Karaoke De Berry Surabaya Ditutup

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 11:25 WIB
de berry disatpol pp line
Satpol PP memasang Satpol PP line di pagar De Berry (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Karaoke De Berry di Jalan Banyu Urip ditutup sementara. Karaoke keluarga itu ditutup karena melanggar Perwali No 33 tahun 2020.

De Berry melakukan pelanggaran karena tetap buka saat jam malam. Petugas gabungan yang terdiri dari polisi, TNI, dan Satpol PP 'menyambangi' De Berry dan menindaknya.

Sedikitnya 80 orang terjaring razia oleh petugas pada Selasa (22/9) malam. Mereka langsung diangkut dengan menggunakan truk milik Satpol PP Surabaya dan dibawa ke Mapolrestabes Surabaya. Di sana mereka didata serta dilakukan tes urine oleh polisi dan rapid test oleh Dinas Kesehatan Surabaya.

Kasatpol PP Kota Surabaya Eddi Chirtijanto membenarkan penutupan sementara De Berry. Rumah karaoke tersebut sudah dipasangi Satpol PP line.

"Iya, kita operasi gabungan Polrestabes, TNI, dan Pemkot Surabaya. Iya (De Berry). Jadi SOP kita seperti itu, jadi memang RHU tidak boleh buka di pasal 20 (Perwali No 33 tahun 2020), kemudian ditutup sementara, selanjutnya berita acara pemeriksaan kita serahkan ke Dinas Pariwisata untuk ditindak lanjuti," kata Eddi kepada detikcom, Rabu (23/9/2020).

Eddi menambahkan setelah berita acara pemeriksaan diberikan ke Dinas Pariwisata Kota Surabaya, nantinya keputusan apakah akan disegel hingga dicabut izinnya merupakan kewenangan Dinas Pariwisata.

"Nanti setelah evaluasi dari Dinas Pariwista seperti apa," ungkap Eddi.

Sementara itu, Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya AKBP Herman Priyatno membenarkan terkait razia tempat hiburan malam di kawasan Jalan Banyu Urip.

"Betul, De Berry yang diangkut sekitar 80 orang," ungkap Herman.

Herman mengungkapkan modus yang digunakan oleh pengelola yakni tempat karaoke itu dari luar terlihat seperti tutup. Lampu luar dimatikan dan terlihat gelap. Namun kenyatannya, kegiatan karaoke tetap buka di dalam.

"Tes rapid pagi ini oleh Dinkes (Dinas Kesehatan Kota Surabaya)," tandas Herman.

Simak video 'Terjaring Operasi Yustisi, Puluhan Warga Surabaya Sidang di Tempat!':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)