Pencuri Kafan Ibu Muda di Jombang Juga Ambil Jubah dan Kerudung Jenazah

Enggran Eko Budianto - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 12:40 WIB
pencurian kain kafan
Makam Anis (nisan putih) yang dibongkar dan dijarah (Foto: Enggran Eko Budianto)
Jombang -

Makam Anis Purwaningsih (30) di Dusun Sumberbeji, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Jombang dibongkar dan dijarah orang tak dikenal. Selain mencuri kafan, pelaku juga membawa kabur jubah dan kerudung yang membungkus jenazah Anis.

Jenazah perempuan muslim lazimnya dibungkus dengan 5 lapis kain sebelum dimakamkan. Lapis pertama untuk menutup bagian pusar sampai lutut, lapis kedua kain berbentuk baju kurung atau jubah yang menutup bahu sampai kaki dan kerudung, lapis 3-5 kafan yang menutup seluruh bagian jenazah.

"Jubah dan kerudungnya juga hilang," kata Kepala Desa Kesamben Wandoko Sungkowo Yudha kepada wartawan di kantornya, Senin (21/9/2020).

Kepala Dusun Sumberbeji Mustakim menjelaskan, pelaku pembongkaran makam Anis mencuri 2 lembar kafan, jubah dan kerudung jenazah. Dia memastikan pelaku tidak sampai merusak jenazah.

"Jenazah kan tiga lapis (kafan). Tadi malam dicek anak-anak tinggal satu lapis. Baju kurung dan kerudung juga diambil," terangnya.

Penjarahan makam Anis pertama kali diketahui Suparno (54) pada Minggu (20/9) sekitar pukul 17.00 WIB. Warga Dusun Padar Kidul, Desa Kesamben itu hendak berziarah ke makam istrinya di pemakaman umum Dusun Sumberbeji.

Saat itu dia mendapati makam Anis sudah berantakan. Kasus penjarahan makam ini ditangani Polsek Ngoro. Jenazah Anis kembali dimakamkan keluarga dibantu warga setelah polisi menuntaskan olah TKP pada Minggu (20/9) sekitar pukul 20.30 WIB.

Anis meninggal dunia dan dimakamkan di pemakaman umum Dusun Sumberbeji pada Sabtu (19/9) sekitar pukul 16.00 WIB. Makam Anis bersebelahan dengan kuburan bayi yang baru dia lahirkan. Bayinya dimakamkan satu hari sebelumnya, Jumat (18/9).

(iwd/iwd)