Ulama dan Habaib Pasuruan Akan Dukung Gus Ipul-Mas Adi di Pilwali

Muhajir Arifin - detikNews
Minggu, 20 Sep 2020 01:36 WIB
Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf-Adi Wibowo menandatangani pakta khidmah bersama para ulama, kiai dan habaib se-Kota Pasuruan. Gus Ipul dan Mas Adi mengaku siap mendengarkan masukan ulama dan habaib jika diberi amanah memimpin Kota Pasuruan.
Gus Ipul mencium tangan ulama/Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan -

Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf-Adi Wibowo menandatangani pakta khidmah bersama para ulama, kiai dan habaib se-Kota Pasuruan. Gus Ipul dan Mas Adi mengaku siap mendengarkan masukan ulama dan habaib jika diberi amanah memimpin Kota Pasuruan.

Penandatangan pakta khidmah digelar di kediaman KH Sofyan Lutfi, Pesantren Sabiluth Toyyib jalan Cemara, Bugullor, Kota Pasuruan, Sabtu (19/9/2020). Hadir dalam penandatangan pakta khidmah Habib Ahmad Al Habsyi, KH Ahmad Syaid Kholil, KH Suud Abdullah, KH Asyari Mahfud, KH Soleh Romli serta puluhan ulama, kiai serta habaib se-Kota Pasuruan.

"Pakta hikmah merupakan kesepahaman yang dibangun bahwa Gus Ipul-Mas Adi mewakili suara kami ahlussunah waljamaah," ujar KH Sofyan Lutfi, pengasuh pesantren Sabiluth Toyyib.

Pakta khidmah yang ditandatangani di antaranya berisikan kesanggupan Gus Ipul-Mas Adi jika terpilih senantiasa memperjuangkan amar maruf nahi mungkar berdasarkan Islam Ahlussunah wal Jamaah.

"Para ulama, kiai dan habaib se-Pasuruan siap memenangkan Gus Ipul," kata KH Asyari Mahfud.

Gus Ipul mengatakan pakta khidmah adalah upaya untuk mengikatkan diri dengan para ulama, kiai dan habaib. Gus Ipul memastikan, jika terpilih pembangunan Kota Pasuruan akan identik dengan warna dan masukkan dari para ulama, kiai dan habaib.

"Kelak jangan ragu untuk mengingatkan kami karena pembangunan Pasuruan tidak mungkin bisa dilepaskan dari masukkan para ulama, kiai dan habaib. Identitas Kota Pasuruan sebagai kota santri akan diwujudkan dengan membangun Pasuruan sebagai Kota Madinah, Maju ekonominya, Indah kotanya dan Harmoni masyarakatnya," ungkap Gus Ipul.

Dalam kesempatan ini Gus Ipul kembali menceritakan pesan seorang ulama kepadanya, sebelum akhirnya mengambil mandat sebagai calon wali kota. "Kulo niki didawuhi. Sampean ojo takok iki munggah opo mudun. Tapi maknai sebagai perjuangan. Jangan lihat besar kecilnya wilayah. Besar kecilnya penduduk tapi ini perjuangan agar Pasuruan bisa menjadi kota seperti diimpikan kiai-kiai dan santri," pungkasnya.

(sun/bdh)