Menko PMK Cek Penggunaan Bantuan PCR di Kabupaten Kediri

Andhika Dwi - detikNews
Sabtu, 19 Sep 2020 23:36 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy berkunjung ke Kediri. Ia mengecek apakah bantuan PCR sudah digunakan atau belum.
Menko PMK Muhadjir Effendy di Kediri/Foto: Andhika Dwi
Kediri -

Menko PMK Muhadjir Effendy berkunjung ke Kediri. Ia mengecek apakah bantuan PCR sudah digunakan atau belum.

Berdasarkan laporan dari tim pemantau Kemenko PMK, banyak alat yang belum difungsikan. Untuk itu ia langsung mengecek kebenarannya di sejumlah rumah sakit yang ada di daerah. Salah satunya Kediri.

"Saya akan melihat bantuan pemerintah khususnya untuk Polymerase Chain Reaction (PCR), kita pastikan telah digunakan betul atau belum. Karena kenyataannya banyak sekali bantuan dari pemerintah belum dioperasikan di rumah sakit," jelas Muhadjir di Kediri, Sabtu (19/9/2020).

"Ini yang menyebabkan penanganan COVID-19 tersendat. Padahal kebijakan pemerintah untuk segera mempercepat distribusi alat-alat kesehatan yang berkaitan erat dengan masalah COVID-19. Misalnya ventilator, APD dan laboratorium untuk PCR. Sebenarnya sudah disebar dan sangat banyak merata. Tapi ternyata berdasarkan laporan dari dari tim pemantau Kemenko PMK, banyak yang belum difungsikan," imbuhnya.



Menurut Muhadjir, kenapa penggunaannya tersendat, misalnya untuk PCR karena laboratoriumnya belum ada tenaganya. Kalau pun ada harus mengikuti pelatihan. Selain itu terkait lokasi untuk menginstal dan tenaga ahlinya.

Kemudian karena bahan reagen yang habis. Karena untuk mengoperasikan PCR harus ada yang namanya reagen ekstraksi. Bahan ini habis dipakai. Padahal Muhadjir telah berulang kali berpesan pada Kemenkes agar jangan sampai kehabisan bahan reagen.

"Misal untuk PCR itu karena laboratorium belum ada tenaga lab-nya. Untuk meng-instal itu juga belum ada jadi masih menunggu tenaga ahli," terangnya.

"Yang lain kemudian juga bahan habis yang kadang-kadang juga menjadi kendala karena untuk mengoperasikan PCR itu harus ada namanya reagen ekstraksi," imbuh mantan Menteri Pendidikan ini.

Selanjutnya
Halaman
1 2