Residivis di Mojokerto Tewas Tenggelam Saat Kabur dari Kejaran Polisi

Enggran Eko Budianto - detikNews
Sabtu, 19 Sep 2020 22:57 WIB
Seorang residivis kasus pencurian tewas tenggelam di Sungai Brantas, Kabupaten Mojokerto. Ia nekat terjun ke sungai untuk menghindari kejaran polisi.
Evakuasi korban tewas tenggelam di Mojokerto/ Foto: Istimewa
Mojokerto -

Seorang residivis kasus pencurian tewas tenggelam di Sungai Brantas, Kabupaten Mojokerto. Ia nekat terjun ke sungai untuk menghindari kejaran polisi.

Residivis tersebut berinisial SH (50), warga Desa Ngingas Barat, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, SH pernah diringkus Polres Nganjuk karena kasus pencurian pada 2019.

Pelaku menjadi buruan Unit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto karena kembali mencuri di 2 TKP pada Juni dan September 2020. Yakni di Desa Blimbingsari, Kecamatan Sooko dan di Desa Jumeneng, Kecamatan Mojoanyar. SH juga menjadi buronan Polres Jombang karena kasus yang sama.

"SH ini residivis spesialis pencurian dengan modus congkel rumah yang telah melakukan aksinya di berbagai kota. Dua TKP di Mojokerto," kata Dony dalam rilis yang diterima detikcom, Sabtu (19/9/2020).

Keberadaan SH akhirnya terendus tim Unit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto. Petugas menggerebeknya saat dia berada di rumahnya yang sedang dibangun di Desa Leminggir, Kecamatan Mojosari sekitar pukul 15.10 WIB.

Selanjutnya
Halaman
1 2