Pandemi COVID-19 Buat Anak di Blitar Terseret Pergaulan Bebas dan Nikah Dini

Erliana Riady - detikNews
Sabtu, 19 Sep 2020 07:06 WIB
Banyak anak di Blitar terjebak pergaulan bebas selama pandemi COVID-19. Sehingga terjadi kehamilan dan melangsungkan pernikahan dini.
Pengadilan Agama (PA) Blitar/Foto: Erliana Riady
Blitar -

Banyak anak di Blitar terjebak pergaulan bebas selama pandemi COVID-19. Sehingga terjadi kehamilan dan melangsungkan pernikahan dini.

Data yang dirangkum detikcom dari Pengadilan Agama (PA) Blitar, pernikahan dini mulai naik signifikan mulai Juni lalu. Ada 62 permohonan dispensasi kawin diajukan oleh pasangan di bawah umur. Sementara pada Maret ada 53 permohonan, April ada 29 permohonan dan Mei 14 ada permohonan.

"Sejak Januari sampai Agustus tahun ini, kami terima permohonan dispensasi kawin sebanyak 408. Naik hampir 100 persen dibandingkan tahun 2019 sebanyak 245," kata Humas PA Blitar, Nur Kholis kepada detikcom, Sabtu (19/9/2020).

Di tahun 2017, perkawinan anak di Blitar ada 207 kasus, 2018 turun menjadi 157 kasus. Namun pada 2019 melonjak menjadi 245 kasus.

Nur Kholis menilai, naiknya angka perkawinan anak terjadi karena dua faktor. Pertama karena berlakunya UU Perkawinan No 1/1974 pada Oktober 2019. UU Perkawinan telah menyepakati usia minimum nikah bagi laki-laki dan perempuan jadi 19 tahun. Kedua karena pandemi COVID-19.

"Revisi UU Perkawinan itu yang utama, karena yang minta dispensasi kawin kebanyakan usia 15 sampai 17 tahun. Kalau karena pandemi, menyumbang 30 persen dari angka kenaikan yang ada," tuturnya.

Simak juga video 'KPAI Imbau KUA Tidak Berikan Izin Pernikahan Dini':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2