Razia Masker Sasar Pasar, Pakar Ingatkan Kebijakan Ini Tak Boleh Pandang Bulu

Hilda Meilisa - detikNews
Kamis, 17 Sep 2020 09:32 WIB
Pada Senin (14/9), Operasi Yustisi digelar di 5 titik di Surabaya. Namun hari ini hanya digelar di 4 titik.
Operasi Yustisi di Surabaya (Foto file: Esti Widiyana/detikcom)

"Yang di TV-TV itu banyak pejabat ngomong maskernya dipelorot begitu. Padahal di sekitarnya ada orang, itu ya harus ditangkap," imbuhnya.

Meski menilai kebijakan razia masker ini baik demi mendisiplinkan masyarakat, Windhu menyarankan agar pejabat bisa memberikan contoh yang lebih baik.

"Artinya begini, kita ini tidak boleh pandang bulu. Tokoh-tokoh yang baik formal informal jika mereka melakukan pelanggaran ya harus juga ditindak, diberi sanksi, ya dipermalukan juga supaya mereka tidak memberi contoh yang buruk," pesannya.

Tak hanya para tokoh saja, Windhu menambahkan untuk institusi hingga korporasi yang tidak menerapkan Prokes ini dengan baik, juga bisa diberikan sanksi.

"Jadi bukan hanya untuk warga biasa. Para tokoh, institusi, korporasi yang tidak menjalankan protokol kesehatan, infrastrukturnya ndak lengkap, tidak ada SOP dan sebagainya itu harus disanksi. Bukan hanya sekadar warga biasa," pungkasnya.

Halaman

(hil/fat)