Dalam Satu Jam, Ada 33 Pengendara di Jombang Terjaring Operasi Yustisi

Enggran Eko Budianto - detikNews
Rabu, 16 Sep 2020 19:00 WIB
Operasi Yustisi terus digeber untuk menegakkan disiplin masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan. Dalam satu jam, petugas menindak 33 pengendara yang tidak memakai masker.
Operasi Yustisi di Jombang/Foto: Enggran Eko Budianto
Jombang -

Operasi Yustisi terus digeber untuk menegakkan disiplin masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan. Dalam satu jam, petugas menindak 33 pengendara yang tidak memakai masker.

Kali ini, operasi digelar di depan Pasar Citra Niaga Jalan A Yani, Kecamatan Jombang. Operasi juga melibatkan Satpol PP, sejumlah personel Kodim 0814, serta Kejaksaan dan Pengadilan Negeri (PN) Jombang.

Petugas gabungan menghentikan setiap pengendara sepeda motor maupun mobil yang tidak memakai masker. Hanya dalam waktu satu jam, mereka menjaring 33 pelanggar.

"Sebanyak 29 pelanggar kami sidang di tempat dan membayar denda Rp 50 ribu. Sedangkan 4 pelanggar karena belum membayar denda, KTP kami amankan agar bisa diambil di PN Jombang setelah membayar denda," kata Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho kepada detikcom, Rabu (16/9/2020).

Ia menjelaskan, Operasi Yustisi digelar untuk melaksanakan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.

Sementara sanksi bagi para pelanggar protokol kesehatan, kata Agung, tetap berpedoman pada Perda Jatim Nomor 2 Tahun 2020 tentang perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2019, tentang Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum.

"Semoga kegiatan ini memberi efek jera sehingga masyarakat Jombang semakin disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan. Utamanya memakai masker dan rajin mencuci tangan untuk mencegah penyebaran COVID-19," terang Agung.

Kabupaten Jombang masih menjadi zona oranye penyebaran COVID-19. Pasien positif Corona di Kota Santri mencapai 733 orang. Terdiri dari 581 pasien sembuh, 70 pasien meninggal dunia, serta 82 pasien dirawat.

(sun/bdh)