Kena Operasi Yustisi di Bondowoso KTP Ditahan, Bisa Diambil Bawa 5 Masker

Chuk S Widarsha - detikNews
Rabu, 16 Sep 2020 09:43 WIB
operasi yustisi di bondowoso
Warga yang terjaring razia disidang di tempat (Foto: Chuk S Widarsha)
Bondowoso -

Operasi yustisi protokol kesehatan COVID-19 di Bondowoso mulai digelar secara serentak. Ratusan warga tak bermasker terjaring. Tak terkecuali anggota polisi.

Setiap warga yang kedapatan melanggar protokol kesehatan COVID-19, yakni tak mengenakan masker, langsung diberi tindakan berupa surat teguran serta KTP-nya ditahan sementara.

Selanjutnya mereka yang KTP-nya ditahan baru dapat diambil kembali dengan menunjukkan 5 lembar masker. Hal itu untuk menunjukkan bahwa mereka akan mamatuhi protokol kesehatan COVID-19.

"Operasi yustisi ini berlaku untuk semua unsur. Termasuk polisi sekalipun," kata Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz saat dikonfirmasi di lokasi operasi, Rabu (16/9/2020).

Bukan cuma itu, kata Erick, khusus untuk anggota polisi yang terjaring dalam operasi, selain disidang di tempat masih ditambah sanksi sosial berupa hukuman fisik dan sejenisnya.

"Kami akan tegas pada semuanya. Tak terkecuali. Bahkan operasi ini kami lakukan siang dan malam, dengan titik berbeda-beda," pungkas Erick.

Dalam operasi yustisi ini, mereka terdiri dari tim gabungan. Yakni TNI, Polri, Satpol PP, serta unsur terkait lainnya. Operasi ini merujuk pada Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur dan Perbup Bondowoso No 50 tahun 2020. Kendati untuk 10 hari ke depan masih tarap sosialisasi. Belum menerapkan sanksi denda.

Pantauan di lapangan, warga yang terjaring ketika tak mengenakan masker saat operasi langsung disidang di tempat. Beberapa hakim dari Pengadilan Negeri Bondowoso telah standby di tempat digelarnya operasi.

(iwd/iwd)