Sampah Hazmat dan Bungkus Rapid Test Berserakan di Suramadu, Pemkot Minta Maaf

Esti Widiyana - detikNews
Minggu, 13 Sep 2020 16:09 WIB
sampah hazmat dan rapid test di jembatan suramadu
Sampah usai rapid test masih berserakan (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Beredar foto baju APD atau hazmat serta bungkus rapid test viral di aplikasi percakapan whatsapp. Tertulis sampah tersebut berserakan di bawah Jembatan Suramadu, Kenjeran.

Pemkot Surabaya meminta maaf atas kelalaian petugas saat melakukan rapid test warga yang nekat nongkrong dan berkerumun di kawasan jembatan Suramadu. Pemkot Surabaya sudah melakukan pembersihan dan penyemprotan lokasi tempat pembuangan limbah medis tersebut.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian para petugas medis yang menggelar rapid test massal itu. Dia mengaku kejadian itu terjadi karena petugas kelelahan.

"Karena kegiatan rapid test untuk 569 orang. Mungkin petugas kami kelelahan. Kami mohon maaf," kata Febri di ruang kerjanya kepada wartawan, Minggu (13/9/2020).

Pihaknya juga mengimbau petugas medis agar tidak mengulang kembali meninggalkan sampah medisnya. Limbah sampah medis yang telah dibersihkan pun langsung dibakar. Selanjutnya lokasi pembuangan pun juga disemprot dengan disinfektan.

Tonton juga 'Duh, Ada yang Buang Sembarangan APD Bekas di TPU':

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2