Harimau Diviralkan Kurus Tak Terurus Berujung Sesal dan Maaf

Round-Up

Harimau Diviralkan Kurus Tak Terurus Berujung Sesal dan Maaf

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 13 Sep 2020 08:55 WIB
BKSDA turun ke Maharani Zoo dan Goa Lamongan. Petugas BKSDA mengecek kebenaran harimau Sumatera kurus yang viral di medsos. Hasilnya?
Baksi, harimau Maharani Zoo yang diviralkan kurus (Foto: Eko Sudjarwo)
Lamongan -

Sebuah postingan video seekor harimau sempat viral di medsos. Harimau koleksi Maharani Zoo dan Goa Lamongan itu disebut kurus. Video yang diambil dari ketinggian 8 meter itu memperlihatkan seekor harimau yang dinarasikan kurus dan berharap pihak pemelihara mengurusnya dan tak hanya jadi tontonan.

Pihak Maharani Zoo menjelaskan bahwa harimau bernama Baksi tersebut memang tidak gemuk, tetapi tidak kurus. Kondisi itu dikarenakan umur Baksi yang sudah tua. Umur Baksi sudah 13 tahun 4 bulan.

Di alam bebas, umur harimau rata-rata mencapai 15 tahun. Tetapi dalam penangkaran, umur harimau bisa mencapai 20 tahun. Berat badan Baksi sendiri 103 kg. Berat normal di antara berat bruto (Bb) yang ada di kisaran 95-115 kg.

"Usia sudah tua, maka wajar jika kondisi metabolisme tubuhnya seperti itu sehingga tidak bisa gemuk," ujar Koordinator Marketing Maharani Zoo dan Goa Lamongan Juli Tri Wahyuningtyas kepada detikcom, Selasa (8/9/2020).

Juli menyebut porsi makan Baksi sama seperti harimau lain yang menjadi koleksi Maharani Zoo, yaitu daging sehari 1 kali. Untuk harimau Sumatera, kata Juli, pengelola memberi makan 5 sampai 8 kilo daging. Daging ini pun, aku Juli, campuran antara daging sapi dengan daging unggas hidup.

BKSDA turun ke Maharani Zoo dan Goa Lamongan. Petugas BKSDA mengecek kebenaran harimau Sumatera kurus yang viral di medsos. Hasilnya?Foto: Eko Sudjarwo

Terhadap viral tersebut, Juli mengaku biasa saja. Karena yang sebenarnya ada bukanlah seperti yang diviralkan. Baksi disebut Juli juga tidak pernah sakit selama di Maharani Zoo.

"Kita fine-fine aja sebenarnya, karena kan mereka hanya sekilas melihatnya, tanpa tahu faktanya seperti apa, dan lagi mereka postingnya tanpa data-data yang jelas dulu atau tanpa klarifikasi," jelas Juli.

Selain Juli, polisi dan pihak BKSDA juga mengatakan bahwa Baksi bukan tidak terurus, tetapi memang karena usia yang sudah tua. "Dipastikan harimau yang viral itu tidak ada masalah, masih ideal," kata Harun.

"Kalau terlalu kurus tidak sih, antara underweight dan ideal itu. Efek gemuk juga tidak baik buat harimau seusia itu, kita aja juga harus jaga pola makan," kata Staf pengajar Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga Dr Boedhi Setiawan MP Drh.

Tonton juga 'Rasa Iba ke Harimau Kurus Berujung Permintaan Maaf Karena Viral':

[Gambas:Video 20detik]