Asyik Kuliner Malam Mingguan, Enam Warga Surabaya Reaktif Saat Rapid Test

Faiq Azmi - detikNews
Minggu, 13 Sep 2020 00:49 WIB
Ratusan Warga Surabaya Diciduk Untuk Rapid Test
Warga Surabaya kulineran kaget dirapid test (Foto: Faiq Azmi/detikcom)
Surabaya -

Ratusan warga Surabaya yang kuliner di warung kaki lima kawasan Genteng, dikagetkan kedatangan puluhan petugas Satpol PP dan tenaga medis berbaju hazmat. Pengunjung dan penjual di kawasan tersebut terpaksa menjalani rapid test.

Pantauan detikcom di lokasi pada Sabtu (12/9) pukul 22.15 WIB, ratusan orang mengantre rapid test. Mereka mayoritas pelanggan warung makanan kaki lima di sekitar kawasan Genteng.

Selain pelanggan, tampak juga pedagang yang harus ikut menjalani rapid test. Guna menghindari pelanggan kabur, petugas Satpol PP berjaga ketat dengan 'melockdown' kawasan Genteng.

Ada beberapa pengunjung yang dinyatakan reaktif rapid test. Mereka langsung menjalani isolasi mandiri di salah satu hotel di Surabaya. Selanjutnya mereka akan dirapid test.

Camat Genteng, Linda Novanti mengatakan pihaknya membawa 150 test kit rapid. Dari 82 orang yang sudah menjalani rapid, ditemukan 6 orang reaktif.

Ratusan Warga Surabaya Diciduk Untuk Rapid TestRatusan Warga Surabaya Diciduk untuk Rapid Test/ Foto: Faiq Azmi

"Dari 82 yang sudah dirapid, 6 reaktif. Dan dibawa langsung ke hotel. Ini masih banyak yang antre, semoga test kit rapid cukup," kata Linda di lokasi.Camat Genteng, Linda Novanti mengatakan pihaknya membawa 150 test kit rapid. Dari 82 orang yang sudah menjalani rapid test, ditemukan 6 orang reaktif.

Linda menjelaskan, sasaran warga yang rapid test kali ini pelanggan dan pedagang warung kaki lima yang ada di kawasan Genteng. Kawasan ini saat malam, kerap ramai pelanggan yang menikmati santapan kuliner.

"Ini tadi hanya rapid saja. Mayoritas memang sudah membawa masker. Kalau pun pelanggaran hanya maskernya tidak dipakai dengan pas," pungkasnya.

Hingga pukul 24.00 WIB, ada 82 orang yang menjalani rapid test. 6 Dinyatakan reaktif dan isolasi di hotel. Masih ada puluhan orang yang mengantre untuk rapid test.

(fat/fat)