Kembali Zona Merah, Aktivitas Wisata Bromo Perketat Protokol Kesehatan

M Rofiq - detikNews
Sabtu, 12 Sep 2020 14:31 WIB
destinasi wisata gunung bromo
Destinasi Wisata Gunung Bromo dibuka (Foto: M Rofiq/detikcom)
Probolinggo -

Selama 4 hari, Kabupaten Probolinggo kembali masuk zona merah untuk penyebaran COVID-19. Namun beberapa destinasi wisata masih tetap buka. Salah satunya destinasi wisata Gunung Bromo.

Koordinator Penegakan Hukum (Gakkum) Satgas COVID- 19 Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto mengatakan, meski wilayah kembali masuk zona merah, namun akses wisata Gunung Bromo di Dusun Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, tetap dibuka. Ini dikarenakan destinasi wisata unggulan Probolinggo ini sudah menerapkan dan menerapkan protokol kesehatan.

"Meski Kabupaten Probolinggo, kembali masuk zona merah COVID-19, namun aktivitas wisata di Gunung Bromo tetap berjalan, namun setiap pengunjung wajib patuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pihak pengelola wisata Bromo yakni TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru)," ujarnya kepada detikcom, Sabtu (12/9/2020).

Protokol kesehatan yang ditetapkan antara lain, setiap pengunjung wajib pakai masker dan membawa hand sanitizer sendiri. Petugas juga melakukan pengecekan di pos pintu masuk. Jika tidak membawa, wisatawan tidak boleh masuk menuju kawah salah satu gunung tercantik di dunia.

"Pengunjung wajib pakai masker dan membawa hand sanitizer, jika tidak, nggak boleh masuk ke area wisata Gunung Bromo," ujar Ugas saat dihubungi.

Hingga saat ini, kata Ugas Irwanto, pihaknya akan terus memantau perkembangan protokol kesehatan di Gunung Bromo. Sejak dibuka pada Jumat (28/8) lalu, tidak ditemukan laporan ada kasus penyebaran COVID-19. Jika nanti ada kasus penyebaran COVID-19 di wisata Gunung Bromo, maka akan dilakukan evaluasi kembali, apakah ditutup kembali atau tidak.

"Akan terus kita pantau perkembangan aktifitas semua sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Probolinggo, yang sudah dibuka uji coba memasuki adaptasi kebiasaan baru, khususnya di wisata Gunung Bromo, sejak dibuka Jumat (28/8) kemarin hingga saat ini, tidak ada satupun kasus maupun laporan ada yang terpapar Corona, baik pengunjung, pelaku wisata dan warga suku Tengger Bromo, berarti masih aman dan steril wisata Gunung Bromo," pungkasnya.

Tonton video 'Begini Prosedur Kesehatan Pariwisata di Masa Pandemi':

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)