Diiringi Selawatan dan Hadrah, Ana-Anwar Daftar Pertama ke KPU Tuban

Ainur Rofiq - detikNews
Jumat, 04 Sep 2020 15:40 WIB
Paslon Khozanah Hidayati berpasangan dengan mantan ketua DPC Demokrat Muhammad Anwar
Mbak Ana dan De Anwar daftar ke KPU Tuban (Foto: Ainur Rofiq/detikcom)
Tuban -

Terjawab sudah penyebab pengunduran diri Ketua DPC Demokrat Tuban H. Muhammad Anwar, sehari sebelum pendaftaran pemilihan bupati dan wakil bupati Tuban 2020. Dirinya lebih memilih maju menjadi calon wakil Bupati bersama Khozanah Hidayati melalui PKB.

Terbukti, Muhammad Anwar dan Khozanah Hidayati, mendaftarkan diri ke KPU Tuban bersama dengan simpatisan dan pengurus partai. Diiringi dengan lantunan selawatan dan hadrah, kedua pasangan ini jalan kaki menuju kantor KPU di Jalan Pramuka, Jumat (4/9/2020).

Pasangan Cabup dan Cawabup, Khozanah Hidayati dan Muhammad Anwar merupakan pasangan pertama yang mendaftar di KPU Tuban. Keduanya kompak mengenakan kostum putih-putih.

Wasekjen DPW PKB Jatim Fauzan Fuadi mengatakan, pemilihan Muhammad Anwar sebagai wakil bupati pasangan Khozanah Hidayati merupakan strategi politik saja. Oleh karena itu pengumuman rekomendasi Anwar menjadi Cawabup dilakukan pada injury time.

"Jadi meski di injure time diumumkan ini sebenarnya hanya sebuah strategi politik saja," ujarnya kepada detikcom.

Selain itu, kata Fauzan, pemilihan sosok Anwar untuk mendampingi calon dari PKB ini karena Anwar juga merupakan kader NU. Diyakini, pemilihan Anwar ini akan mendulang suara lebih banyak dari luar PKB.

"Tidak ada yang alot dan kita yakin Pak Anwar bisa mendulang suara untuk kemenangannya" pungkas Fauzan Fuadi.

Sementara itu, Khozanah Hariyati mengaku siap maju di pilbup Tuban. Meski satu satunya kandidat perempuan yang mendaftar, dirinya tak gentar untuk tampil di kontestasi Pilbup Tuban 2020 ini.

"Yakin dan harus yakin pokoknya" jelas Calon bupati Khozanah di depan KPUD Tuban.

Kesiapan kandidat yang punya tagline Loss nggak rewel ini juga terlihat pada diri Anwar. Pengusaha sekaligus politisi kawakan yang pernah bernaung di Demokrat ini mengaku kesiapannya dalam pilkada kali ini bukan tiba tiba.

"Ini bukan tiba tiba, saya sudah enam bulan kampanye. Yang jelas melihat dari hasil survei baik popularitas maupun elektabilitas Yakin bisa membawa suara partai lamanya dan ungkul ( utuh) ke saya," pungkasnya.

(fat/fat)