Tolak Warga Dimakamkan Protokol COVID, Massa di Probolinggo Datangi RSUD Tongas

M Rofiq - detikNews
Selasa, 01 Sep 2020 22:26 WIB
rsud tongas
Ratusan warga datangi RSUD Tongas (Foto: M Rofiq)
Probolinggo -

Ratusan orang dari Desa Dungun dan Bayeman mendatangi RSUD Tongas. Massa meminta agar salah satu jenazah warganya yang bernama Karsiani (59) diberikan.

Warga menolak Karsiani dimakamkan dengan protokol COVID-19. Warga bersikeras bahwa Karsiani meninggal bukan karena COVID-19. Karsiani memang reaktif, tetapi hasil swab belum keluar.

"Keluarga pasien dan tetangga dari 2 desa datang karena jenazah tidak boleh dipulangkan dan akan dimakamkan secara protokol kesehatan. Sedangkan pasien masih reaktif, bukan terpapar COVID-19 karena hasil swab belum turun," ujar Idrus, salah satu warga kepada detikcom, Selasa (1/9/2020).

Polisi dari Polsek Tongas dan Polres Probolinggo dikerahkan untuk meredam emosi warga. Setelah berunding, jenazah akhirnya disepakati diserahkan kepada warga.

"Beruntung emosi ratusan warga bisa diredam setelah kami datang ke RSUD Tongas dan melakukan mediasi. Akhirnya jenazah diperbolehkan dibawa keluarga untuk dimakamkan karena status pasien masih reaktif dan belum dinyatakan positif. Hasil swab belum turun, namun kami anjurkan saat proses pemakaman wajib pakai masker dan physical distancing," kata Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Teguh Santuso.

Guna mengantisipasi penyebaran COVID- 19, petugas mendatangi dan memantau prosesi pemakaman almarhum Karsiani ke rumah duka.

(iwd/iwd)