Robot RAISA Dikirim ke Wisma Atlet Bantu Rawat Pasien COVID-19

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 01 Sep 2020 12:56 WIB
RAISA ITS Berangkat ke Wisma Atlet Bantu Rawat Pasien COVID-19
Robot RAISA dikirim ke Jakarta (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Robot Medical Assistant ITS - Unair (RAISA) diserahkan ke RS Darurat Corona Wisma Atlet Jakarta. Ini untuk meringankan beban tenaga medis yang menangani pasien COVID-19. Selama ini, RAISA membantu tenaga kesehatan (nakes) di RS Unair, RSU dr Soetomo, RS Husada Utama dan RSUD Saiful Anwar Malang saja.

Serah terima RAISA dan Polymerase Chain Reaction (PCR) pun dilakukan secara daring ke Kepala Kesehatan Kodam (Kakesdam) Jaya Kolonel CKM Dr Stefanus Dony pada Jumat (28/8) lalu. "Satu unit robot RAISA yang dikirim adalah tipe High Care Unit (HCU) untuk ruangan-ruangan isolasi penderita COVID-19," kata Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng, Selasa (1/9/2020).

Nantinya, RAISA akan membantu para pasien dengan kondisi tidak bergejala berat dan masih bisa beraktivitas. RAISA sendiri dilengkapi fitur komunikasi dua arah media monitor, bahkan mampu beroperasi selama 8 jam sehari untuk sekali pengisian baterai.

"Selain itu, robot ini mampu mencegah tabrakan jika ada objek di depannya dan memberikan peringatan," ujarnya.

Ashari berharap, agar robot asisten rumah sakit ini bisa membantu negara dan masyarakat dalam penanganan COVID-19. "Dengan robot (RAISA) ini diharapkan juga potensi penularan COVID-19 kepada para tenaga medis dapat lebih diminimalisir," harapnya.

Sementara Direktur PT ITS Tekno Sains Dr Ir I Ketut Gunarta MT menyampaikan, sebelum RAISA dioperasikan, tim IT Wisma Atlet dan Kodam Jaya akan melakukan pelatihan terlebih dahulu. "Pelatihan penggunaan dan perawatan robot RAISA ini dilakukan secara daring bersama tim teknisi robot RAISA ITS," kata Gunarta.

Menurutnya, sejak kedatangan RAISA yang dikirimkan pada (4/8) lalu, jumlah pasien yang dirawat di RS Darurat Corona Wisma Atlet telah mencapai sekitar seribuan orang. "Selanjutnya robot ini akan dioperasikan di salah satu tower yang ada di sana, dan diharapkan mampu membantu tenaga medis untuk penyembuhan pasien," pungkasnya.

(fat/fat)