Soal Cawali, Hasto: PDIP Tidak Ingin Surabaya Jatuh ke Tangan yang Salah

Amir Baihaqi - detikNews
Minggu, 30 Agu 2020 18:34 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto
Sekjen PDIP Hasto Kritiyanto (Foto file: Amir Baihaqi/detikcom)
Surabaya -

PDIP bertekad tak ingin kepemimpinan Kota Pahlawan jatuh ke tangan orang yang salah dalam Pilwali Surabaya 2020. Hal itu ditegaskan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat memberi sambutan Konsolidasi Organisasi Internal di Kantor DPD PDIP Jatim Jalan Kendangsari, Surabaya.

"PDI Perjuangan tidak ingin Kota Surabaya jatuh ke tangan yang salah ataupun jatuh kepada mereka yang hanya mengandalkan modal besar, dan di belakangnya berdiri mereka-mereka yang ingin merubah tata kota hanya karena berburu kepentingan kapital," tegas Hasto, Minggu (30/8/2020).

"Terlebih Surabaya yang menjadi ikon begitu banyak identitas keberhasilan: smart city; the green city; the cultural city dan begitu banyak identitas lainnya seperti Kota Paling Bersih dan lainya," tambahnya.

Untuk itu, Hasto berharap, segenap anggota partai dan kader harus bersatu padu dengan rakyat untuk memenangkan kembali Pilwali Surabaya 2020. Sebab, menurutnya kesinambungan visi dan misi yang ada telah terbangun dari sejak era kepemimpinan Bambang DH hingga Tri Rismaharini saat ini.

"Karena itulah Kota Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia akan dijaga dan dilindungi oleh seluruh anggota dan kader Partai yang menyatu dengan rakyat untuk dimenangkan dalam Pilkada Serentak 2020 ini," harap Hasto.

Simak juga video 'Cawalkot Surabaya Belum Diumumkan, Mega Perintahkan PDIP Jatim Konsolidasi':

[Gambas:Video 20detik]