Di Tengah Zona Merah Sidoarjo, Dusun Ini Masih Steril dari COVID-19

Suparno - detikNews
Jumat, 28 Agu 2020 08:50 WIB
Dusun Kepetingan
Salah satu sudut Dusun Kepetingan (Foto: Suparno)
Sidoarjo -

Status Sidoarjo masih zona merah. Bahkan pasien baru COVID-19 terus bertambah per hari. Namun ada satu dusun di Sidoarjo yang bebas COVID-19.

Dusun tersebut memang cukup jauh dari perkotaan dengan jarak sekitar 17 Km dari alun-alun Sidoarjo. Dusun ini tampak sepi seperti dusun terpencil, hanya tampak lalu lalang warga yang akan bekerja sebagai pencari ikan di laut atau tambak.

Dusun itu yakni Dusun Kepetingan. Letak dusun Kepetingan masuk Desa Sawohan, Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Dari Desa Sawohan berjarak sekitar 10 km. Namun akan ke lokasi dusun tersebut membutuhkan waktu cukup lama sekitar 1 jam, karena akses jalan tidak memadai.

Di Dusun Kepetingan ada dua RT dan satu RW yang dihuni sekitar 116 kepala keluarga (KK). Mayoritas penghasilan warga didapat dengan mencari ikan dan sejenisnya dari tambak dan laut. Warga mengaku bahwa warga Dusun Kepetingan ini bebas COVID-19.

"Dusun Kepetingan ini meski terpencil namun bebas COVID-19. Mungkin karena warga yang pekerjaannya sering kena sinar matahari dan kena air garam," kata salah satu warga, Sri Wahyuni (55), kepada detikcom, Jumat (28/8/2020).

Hal yang sama dikatakan Nurul Huda Efendi (50), yang mengatakan bahwa tak banyak warga dari desa lain yang datang ke Dusun Kepetingan. Apabila ada, itu terjadi hanya pada waktu-waktu tertentu seperti saat ruwatan di Makam Dewi Sekardadu.

"Dusun ini menurut kami terpencil, karena akses jalan yang tidak memadai. Namun alhamdulilah tidak ada warganya yang terpapar COVID-19, alias dusun ini bebas COVID," kata Nurul.

Hal itu dibenarkan Kepala Puskesmas Kecamatan Buduran dr Yoppy Agung Priambodo yang mengatakan bahwa Puskesmas dusun tersebut masuk ke Desa Sawohan. Dari laporan bidan desa bahwa warga di Dusun Kepetingan tidak ada yang terpapar COVID-19.

"Bidan desa dalam waktu seminggu sekali melakukan pengecekan kesehatan warga, mulai dari balita hingga orang dewasa. Namun sampai saat ini belum ditemukan bahwa warga dusun tersebut yang terpapar COVID -19," tandas Yoppy.

(iwd/iwd)