Satu dari Dua Korban Hilang dalam Perahu Terbalik di Sumenep Ditemukan

Ahmad Rahman - detikNews
Rabu, 26 Agu 2020 22:39 WIB
Pencarian dua korban hilang dalam peristiwa perahu terbalik di Sumenep membuahkan hasil. Seorang balita ditemukan namun dalam keadaan tewas.
Pencarian korban hilang dalam peristiwa perahu terbalik di Sumenep/Foto: Istimewa
Sumenep -

Pencarian dua korban hilang dalam peristiwa perahu terbalik di Sumenep membuahkan hasil. Seorang balita ditemukan namun dalam keadaan tewas.

Sementara satu korban lainnya belum ditemukan. Kemudian pencarian dihentikan sementara karena terkendala cuaca.

Satu korban yang ditemukan tewas yakni Azmi (3). Ia merupakan anak dari Iyat (27), korban yang juga ditemukan tewas beberapa saat setelah kejadian. Mereka warga Pulau Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep.

"Satu dari dua korban yang dinyatakan hilang berhasil ditemukan. Korban atas nama Azmi 3 tahun ditemukan meninggal," kata AKP Widiarti, Humas Polres Sumenep, Rabu (26/8/2020).

Sementara korban yang belum ditemukan yakni Bustomi (45), warga Desa/Kecamatan Kangayan, Sumenep. Pencarian korban dihentikan sementara karena cuaca yang tidak bersahabat, gelombang mencapai 3 hingga 4 meter.

"Pencarian korban sementara dihentikan karena cuaca ombak besar sekitar 3 sampai 4 meter," terang Widi.

Korban yang dinyatakan selamat ada 12 orang. Saat ini mereka dirawat di Puskesmas pembantu (Pustu) Pagerungan Kecil, termasuk dua orang nakhoda dan ABK.

Berikut ini 15 korban dalam peristiwa perahu terbalik tersebut. Warga Pagerungan Besar ada 4 orang. Mereka Acok (38) juragan kapal, Sofyan (48) ABK, Erfan (25), Malia (50) dan Malia (50).

Sedangkan 9 korban lainnya warga Pagerungan Kecil. Yakni Mulzam (27), Iyat (27) meninggal, Azmi (3) meninggal, Ulil (35), Abu Hurairah (38), Usman ALi (52), Syamsul Ma'rif (20), Misbah (30) dan Khairul (27). Lalu Rifaldi (18) warga Pulau Sadulang Besar dan Bustomi (45) warga Kayuaru.

Sebelumnya diberitakan, perahu taksi bernama PLM Obama berlayar dari pelabuhan Pulau Pagerungan Kecil menuju Pagerungan Besar. Ketika perahu baru beberapa meter melaju, tiba-tiba ada gelombang besar menghantam dua kali hingga perahu terbalik.

(sun/bdh)