Ada Surat Edaran Penghapusan Wajib Rapid Test Bagi Penumpang Pelabuhan Ketapang

Ardian Fanani - detikNews
Selasa, 25 Agu 2020 22:42 WIB
Dishub Jatim mengeluarkan surat edaran soal penghapusan kewajiban rapid test, bagi penumpang yang akan menyeberang ke Bali lewat pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Jadi penumpang tak wajib rapid test?
Surat edaran Dishub Jatim/Foto: Istimewa
Banyuwangi -

Dishub Jatim mengeluarkan surat edaran soal penghapusan kewajiban rapid test, bagi penumpang yang akan menyeberang ke Bali lewat pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Jadi penumpang tak wajib rapid test?

Surat bernomor 552/333/113.6/2020 ini ditandatangani oleh Kepala Dishub Jatim Dr Nyono ST MT dan dikeluarkan pada 24 Agustus 2020. Surat ini berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/413/2020/ tanggal 13 Juli 2020, tentang pedoman pencegahan dan pengendalian COVID-19.

Selain itu juga diperkuat surat edaran Dirjen Perhubungan Darat No 11 Tahun 2020 tentang pedoman dan petunjuk teknis penyelenggaraan transportasi darat dalam masa adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Saat dikonfirmasi mengenai surat tersebut, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Fahmi Alweni membenarkannya.

"Saya kemarin sudah menerima surat dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur untuk tidak lagi melakukan pemeriksaan rapid di pelabuhan," jelas Fahmi Alweni kepada wartawan, Selasa (25/8/2020).

Setelah menerima surat tersebut, Fahmi mengaku, hari ini langsung berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tanjungwangi, Banyuwangi. Karena selama ini yang melakukan pemeriksaan rapid test di pintu masuk pelabuhan penyeberangan adalah KKP.

"Kami selaku operator pelabuhan tidak melakukan pemeriksaan rapid test. Tugas kami adalah memastikan seluruh pengguna jasa bertiket dan pelayanan di pelabuhan berjalan lancar dan tertib," tegasnya.

Dia menyebut, pemeriksaan rapid test oleh KKP Tanjungwangi di pintu masuk pelabuhan Ketapang tentunya atas arahan pimpinan. Menurutnya, saat ini KKP Tanjungwangi sudah menindaklanjuti surat tersebut ke pimpinannya.

Selanjutnya
Halaman
1 2