2 Warga Tanpa Hazmat Dampingi Jenazah Plt Bupati Sidoarjo Akan Ditracing

Suparno - detikNews
Selasa, 25 Agu 2020 15:35 WIB
dua orang dampingi peti jenazah plt bupati sidoarjo tanpa pakai hazmat
Dua orang tanpa berhazmat keluar dari ambulan (Foto: Suparno/detikcom)
Sidoarjo -

Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo melakukan tracing terhadap orang-orang yang berdekatan dengan almarhum Plt Bupati Nur Ahmad Syaifuddin. Wakil Bupati Sidoarjo itu dinyatakan positif COVID-19.

Selain 30 orang terdiri dari keluarga dan orang yang ikut rombongan ke Jakarta, dinkes juga mentracing dua orang tanpa memakai hazmat saat mendampingi peti jenazah dibawa menuju pendopo Pemkab Sidoarjo.

Saat peti jenazah keluar dari kamar mayat RSUD Sidoarjo, ada dua orang masuk ke ambulan. Mereka posisinya duduk di belakang di samping peti jenazah tanpa memakai baju hazmat. Saat ambulan tiba di Pendopo Pemkab Sidoarjo, dua orang tersebut terlihat turun dari ambulance.

"Ada dua orang yang ikut dalam satu mobil ambulance, dia posisinya berada di samping peti jenazah dan tidak memakai baju hazmat," kata Syaf kepada wartawan di pendopo, Selasa (25/8/2020).

dua orang dampingi peti jenazah plt bupati sidoarjo tanpa pakai hazmat2 orang tanpa hazmat dampingi peti jenazah plt bupati sidoarjo/Foto: Suparno

Pihaknya, jelas dia, sudah memerintahkan ke Puskesmas Kecamatan Waru untuk melacak dua orang tersebut. Setelah nanti ditemukan, secepatnya akan dilakukan swab.

"Kemudian menunggu hasil swab, untuk melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing selama 12 hari," tambah Syaf.

Dinkes Sidoarjo terus melakukan swab kontak erat. Swab dilakukan terhadap 30 orang di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin (24/8/2020). Mereka terdiri dari 22 orang yang menghuni rumah dinas termasuk keluarga dan 8 orang yang mengikuti perjalanan almarhum Wabup Bupati Sidoarjo ke Jakarta. Di antaranya ajudan, protokol, sopir, keamanan anak-anaknya hingga juru masak di rumah.

(fat/fat)