Tak Terima Dianiaya, Dosen UINSA Surabaya Polisikan Rekan Sendiri

Amir Baihaqi - detikNews
Jumat, 14 Agu 2020 15:50 WIB
penganiayaan dosen uinsa
Korban saat melapor ke Polrestabes Surabaya (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Seorang dosen di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) melapor ke polisi atas tindakan dugaan penganiayaan yang dialaminya. Adapun pelaku penganiayaan tak lain sesama dosen juga.

Pelapor sekaligus korban penganiayaan adalah Wakil Direktur Program Pasca Sarjana UINSA Ahmad Nur Fuad. Sedangkan terlapor atau pelaku adalah Ketua Prodi Studi Islam bernama Suis.

Korban melaporkan pelaku ke Polrestabes Surabaya pada Senin (10/8). Laporan itu kemudian diterima dengan laporan nomor STTLP/B/736/VIII/RES.1.6/2020/JATIM/Polrestabes Surabaya Selasa tanggal 11 Agustus 2020.

Menurut korban, pihaknya melaporkan tindakan penganiayaan tersebut setelah mendapat persetujuan dari pimpinan. Atas dasar itu, ia kemudian menempuh jalur hukum.

"Saya sudah mendapat lampu hijau dari pimpinan yang mengizinkan dan mendukung untuk membawa kejadian ini diproses secara hukum," kata Fuad dalam keterangan resminya seperti dikutip detikcom, Jumat (14/8/2020).

Menurut korban, sebelum melayangkan sejumlah pukulan, korban dan pelaku sempat berbincang. Namun karena tak puas, pelaku langsung melayangkan pukulan ke arahnya secara membabi-buta.

"Kemudian memukul saya beberapa kali lebih dari 5 kali pukulan di sisi kiri kepala saya. Saya tidak mengira dia akan memukul," beber Fuad.

Dikatakan korban, ia menyayangkan aksi kekerasan yang terjadi pada dirinya. Sebab sudah seharusnya lembaga pendidikan tinggi mengedepankan komunikasi, bukan sebaliknya.

"Sangat menyayangkan bila lembaga pendidikan tinggi yang sesungguhnya harus mengedepankan diskusi dan kemampuan nalar untuk membahas berbagai masalah justru melakukan hal yang sebaliknya," tandasnya.

Tonton juga video 'Diduga Aniaya Anak, Kombes Rachmad Widodo Langgar Kode Etik:

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)