Penjualan Pernak-pernik Agustusan di Surabaya Tak Terpengaruh COVID-19

Amir Baihaqi - detikNews
Jumat, 14 Agu 2020 07:00 WIB
Tak Terpengaruh Corona, Penjualan Bendera di Surabaya Malah Berkibar
Penjualan Bendera di Surabaya Berkibar (Foto: Amir Baihaqi/detikcom)
Surabaya -

Pandemi COVID-19 tak membuat penjualan pernak-pernik Agustusan di kawasan Darmokali, Wonokromo, Surabaya, menurun. Sebaliknya, penjualan malah semakin berkibar.

Sulis (36), salah satu pedagang mengatakan tahun lalu penjualan bisa mencapai sekitar 70 persen. Saat ini naik 10 persen. Hal itu karena masyarakat menyambut HUT ke-75 RI masih antusias.

"Penjualannya sangat ramai. Sama dengan tahun lalu. Meningkat sampai 80 persen," beber Sulis saat ditemui detikcom, Jumat (14/8/2020).

Sulis menambahkan, masih stabilnya penjualan bendera dan aksesoris di masa pandemi COVID-19 ini di luar dugaan. Para pedagang sendiri sudah memulai berjualan sejak awal bulan Juli lalu.

"Dari mulai awal Juli sudah mulai jalan. Pembeli sudah mulai ada. Ya ini di luar prediksi. Kan karena ada Corona kenyataannya tetap stabil," terang Sulis.

Tak Terpengaruh Corona, Penjualan Bendera di Surabaya Malah BerkibarPenjualan Bendera di Surabaya ramai/ Foto: Amir Baihaqi

Menurut Sulis, seperti tahun-tahun lalu, penjualan paling banyak masih didominasi penjualan bendera dan umbul-umbul. Harga yang dipatok mulai dari Rp 5 ribu sampai Rp 300 ribu.

"Bendera sama umbul-umbul paling banyak dicari. Harganya mulai dari Rp 5 ribu sampai Rp 300 ribu," ujar Sulis.

Salah satu pembeli bendera Rizky (25) mengaku memilih membeli bendera di Darmokali karena harganya yang murah. Tak hanya itu tempatnya juga mudah dijangkau.

"Beli bendera sama pernak-pernik Agustusan. Di sini terkenalnya kan murah dan dekat juga," tukas Rizky.

(fat/fat)