Diusung PKB dan Gerinda, QA Target Menang 70 Persen

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 15:41 WIB
Deklarasi Pasangan Cabup-cawabup Gresik
Deklarasi Cabup-Cawabup Gresik/Foto: Istimewa
Gresik -

Aroma Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Gresik mulai terasa. Satu pasangan bakal calon bupati-Wabup Gresik yang diusung PKB dan Gerindra resmi menggelar deklarasi bersama. Deklarasi pasangan Qosim-Asluchul Alif (QA) dihadiri para kader mulai dari tingkat ranting hingga cabang.

Selain itu, banyak tokoh masyarakat lintas elemen juga hadir. Guru, pengusaha, hingga tokoh pemuda dan ormas. Sebelum pelaksanaan, mereka lebih dulu melaksanakan khotmil Quran dan santunan anak-yatim di posko pemenangan QA Jalan Sampit, GKB.

Saat pemberian santunan, Qosim didampingi Alif terlihat langsung ikut membagikan satu persatu bingkisan sambil mencium kening para anak yatim. Selepas khotmil Quran, santunan, dan doa bersama, Qosim-Alif bersama para tokoh serta relawan berangkat jalan kaki ke lokasi deklarasi. Mereka diiringi lantunan salawat Nabi dengan iringan hadrah.

Prosesi deklarasi tersebut sengaja dikemas dengan nuansa religi sebagai simbol ayem-tentrem seperti tagline yang diusung pasangan QA.

Saat memberikan keterangan pada media, Qosim mengatakan, pihaknya mengharapkan doa dan restu agar dalam pencalonannya mendapat kelancaran dan keberkahan. Selain itu, nanti diberikan kepercayaan masyarakat untuk memimpin Kota Pudak lima tahun ke depan.

"Kita akan berikhtiar bersama untuk mensejahterakan masyarakat Gresik baik dari segi kesehatan, pendidikan, ekonomi dan berbagai sektor lainnya. Untuk menuju kabupaten yang dicita-citakan Alquran, baldatun toyyibatun warobbun ghofur," ujar Qosim, di lokasi deklarasi, Senin (10/8/2020).

Sementara itu, bakal calon Wabup Asluchul Alif menambahkan, jika diberikan amanah ke depan mohon doa dan dukungan dalam mengemban tugas membangun daerah yang muaranya adalah kesejahteraan masyarakat.

Alif menyatakan, sejauh ini pihaknya sudah mendapat rekomendasi dari PKB dan Gerindra dengan total 21 kursi. Dia memastikan koalisi dua parpol tersebut sudah kompak dan solid. Meski rekomendasi dua partai sudah cukup untuk menjadi tiket maju di Pilkada Gresik, pihaknya tetap membuka pintu bagi partai lain yang belum menentukan sikap dukungannya pada calon lain.

Alif mengaku dari hasil beberapa lembaga survei terakhur, suara mayoritas warga masih memilih pasangan QA.

"Kami tidak menutup pintu partai lain. Tetap berkomunikasi.untuk bisa bergabung bersama Gresik ayem tentrem," kata alumnus Magister Kesehatan Masyarakat Unair itu.

Dari hasil beberapa lembaga survei, elektabilitas pasangan QA rata-rata lebih dari 70 persen. "Jadi, itu yang kami targetkan bisa menang di atas 70 persen. InsyaAllah," tegas Alif.

(fat/bdh)