PDIP Surabaya Rapatkan Barisan Jelang Pengumuman Rekomendasi Calon Wali Kota

Amir Baihaqi - detikNews
Minggu, 09 Agu 2020 17:37 WIB
Rekomendasi Calon Wali Kota Surabaya dari PDI Perjuangan masih belum diumumkan. Meski demikian, jajaran pengurus PDIP Surabaya terus menyolidkan barisan menyambut pengumuman rekom tersebut.
PDIP Surabaya/Foto: Amir Baihaqi
Surabaya -

Rekomendasi Calon Wali Kota Surabaya dari PDI Perjuangan masih belum diumumkan. Meski demikian, jajaran pengurus PDIP Surabaya terus mensolidkan barisan menyambut pengumuman rekom tersebut.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Adi Sutarwijono memastikan pengumuman rekom akan turun sebelum 4 September 2020 atau sebelum pendaftaran ke KPU. Meski begitu, bisa saja kemungkinan pengumuman rekom turun pada bulan ini.

"Mungkin juga akan turun Bulan Agustus, bulan peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia. Kami satukan dan solidkan semua kekuatan PDI Perjuangan untuk memenangkan Pilkada Surabaya," kata Adi dalam keterangan resminya, Minggu (9/8/2020).

Menurut Adi, adapun kesolidan yang telah dibangun untuk memenangkan Pilkada Surabaya yakni melalui kesadaran dengan terus membangun kerja-kerja kerakyatan. Terlebih pada pandemi COVID-19 saat ini.

"Kesadaran itu kami salurkan dengan memperkuat kerja-kerja kerakyatan di lapangan, yakni memperjuangkan kepentingan rakyat. Setiap hari tiada henti kader-kader PDI Perjuangan bekerja, keluar masuk kampung, termasuk di masa pandemi COVID-19. Rakyat tahu, bahwa PDI Perjuangan terus bergerak, tiada henti," ujarnya.

Senada dengan Adi, Ketua PAC PDI Perjuangan Semampir Zaenal mengatakan, untuk memenangkan Pilkada Surabaya, pihaknya telah menggelar konsolidasi organisasi. Salah satunya pada hari ini yang dilakukan rapat pertemuan di dua kecamatan Semampir dan Kenjeran.

"Kita konsolidasi organisasi untuk memenangkan Pilkada 2020. Kita satukan hati, pikiran dan arahkan tindakan untuk memenangkan calon walikota dan calon wakil walikota dari PDI Perjuangan," tutur Zaenal.

Tak hanya dihadiri sejumlah pengurus tingkat PAC, dalam rapat pertemuan konsolidasi itu juga hadir dua pengurus DPC PDIP. Kedua pengurus itu yakni Wakil Ketua DPC Chusnul Chotimah dan Wakil Sekretaris Achmad Hidayat.

Dalam pesannya, Chusnul mengingatkan bahwa kesolidan jajaran partai adalah setengah dari kemenangan. Sedangkan Hidayat menegaskan bahwa siapapun pasangan yang akan direkomendasikan dalam Pilkada Surabaya adalah yang terbaik dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

"Pesan Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri, bahwa kesolidan jajaran partai adalah setengah dari kemenangan. Setengahnya lagi merupakan kerja-kerja politik lapangan untuk memenangkan hati rakyat. Kita jaga PDI Perjuangan Kota Surabaya tetap solid dan kompak," tegas Chusnul.

"Siapa pun yang direkomendasi oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri, kita yakin seyakin-yakinnya, bahwa pasangan itu adalah figur terbaik. Figur yang memiliki potensi menang tinggi dalam Pilkada Surabaya," tukas Hidayat.

"Sikap kita sejak awal sangat jelas, kita akan mengamankan dan memenangkan Calon Walikota dan Calon Wakil Wakil Walikota yang direkom Ibu Ketua Umum melalui serangkaian kerja-kerja keras untuk memenangkan hati rakyat Surabaya," lanjut Hidayat.

PDIP Surabaya telah melakukan penjaringan dan pendaftaran bakal calon walikota dan bakal calon wakil wali kota. Tercatat ada 19 orang yang mendaftar melalui pintu DPC Kota Surabaya, DPD Jatim, dan DPP.

Adapun 6 di antaranya adalah kader aktif PDIP yakni Whisnu Sakti Buana dan Dyah Katarina mendaftar sebagai Bakal Calon Wali Kota. Sedangkan Armuji, Anugerah Aryadi, Oni Setiawan dan Eddy Tarmidi mendaftar sebagai Bakal Calon Wakil Wali Kota.

(sun/bdh)