Viral Emak-emak Pengamen Berkelahi di Kota Mojokerto

Enggran Eko Budianto - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 17:14 WIB
Video perkelahian emak-emak pengamen di simpang 4 Sekarsari, Kota Mojokerto viral di media sosial. Usai pertengkaran tersebut, 13 pengamen digaruk Satpol PP.
Emak-emak pengamen saat berkelahi/Foto: Tangkapan Layar
Mojokerto -

Video perkelahian emak-emak pengamen di simpang 4 Sekarsari, Kota Mojokerto viral di media sosial. Usai pertengkaran tersebut, 13 pengamen diamankan Satpol PP.

Video perkelahian emak-emak pengamen ini diunggah akun Sepultura Imin di salah satu grup Facebook Mojokerto sekitar 20 jam yang lalu. Sampai siang tadi, video berdurasi 30 detik tersebut disukai 3.014 kali dan mendapatkan 1.317 komentar dari warganet.

Dalam video ini, pertengkaran awalnya melibatkan seorang perempuan memakai topi hitam, kaus motif garis dan celana jeans biru dengan perempuan memakai daster biru. Sembari membawa kemoceng di tangan kirinya, emak-emak bertopi itu menjambak rambut perempuan berdaster biru. Sehingga perempuan yang tubuhnya lebih kecil itu nyaris terjungkal.

Tak terima temannya diserang, dua perempuan pengamen lainnya berusaha membalas perempuan bertopi hitam. Sejurus kemudian beberapa pemuda melerai mereka. Namun, perempuan bertopi hitam menghampiri seorang nenek yang memakai topi rimba, rok hitam dan kemeja lengan panjang yang akan menyerangnya. Wanita bertubuh gemuk itu dua kali memukul kepala nenek tersebut.

Kericuhan ini akhirnya reda setelah sejumlah pemuda melerai mereka. Selain emak-emak dan sejumlah pemuda, terdapat anak-anak mereka di lokasi kejadian. Perkelahian antar emak-emak pengamen ini terjadi di simpang 4 Sekarsari, Jalan Residen Pamudji, Kota Mojokerto. Tepatnya di sebelah toko busana dan toko kue balok Parikesit. Saat kericuhan terjadi, lalu lintas persimpangan tersebut sedang ramai.

"Kejadiannya kemarin sekitar jam empat sore (pukul 16.00 WIB). Mereka pengamen," kata Iqbal (20), karyawan toko kue balok Parikesit di lokasi kejadian, Rabu (5/8/2020).

Namun, Iqbal tidak mengetahui persis soal pemicu perkelahian emak-emak pengamen tersebut. Menurut dia, salah satu kelompok pengamen biasa berkumpul di simpang 4 Sekarasari usai mengais rezeki di lampu merah.

"Nampaknya kemarin tidak ada yang terluka. Redanya perkelahian setelah dilerai para tukang parkir dan pengamen lainnya," terangnya.