Jamaah Aboge di Kabupaten Probolinggo Gelar Salat Idul Adha Hari Ini

M Rofiq - detikNews
Sabtu, 01 Agu 2020 08:44 WIB
Jamaah Aboge di Kabupaten Probolinggo
Jamaah Aboge salat Idul Adha hari ini (Foto: M Rofiq/detikcom)
Probolinggo -

Jamaah Aboge di Kabupaten Probolinggo, baru menggelar salat Idul Adha 1441 H hari ini, Sabtu (1/8/2020). Mayoritas umat Islam telah merayakan salat Idul Adha, Jumat (31/7).

Puluhan jemaah mengumandangkan takbir di Mushala Al-Barokah sebelum salat Idul adha. Para ibu-ibu tampak membawa makanan ke rumah Buri Mariyah, kiai Aboge, untuk dimakan bersama-sama setelah salat bersama.

Tak hanya ibu-ibu, anak-anak hingga orang dewasa, satu pe rsatu mulai berdatangan dan memadati pelataran mushala setempat. Dan salat digelar tepat pukul 06:30 WIB.

Idul Adha tahun ini, warga penganut Islam Aboge di Dusun Krajan, menyembelih hewan kurban 1 ekor sapi dan 1 ekor kambing pemberian warga setempat.

Tokoh Islam Aboge, Kiai Buri Mariyah mengatakan perayaan Idul Adha Aboge selisih 1 hari dengan umat Islam pada umumnya. Sebab, Aboge memiliki dasar perhitungan sesuai kitab Mujarabat, yang sudah menjadi pedoman Islam Aboge sejak nenek moyangnya.

Jamaah Aboge berkeyakinan hari raya Idul Adha tahun 2020, jatuh pada 10 Dzulhijah, tahun Wau 1 Muharam Senin Kliwon, pasaran 1, atau tepatnya Sabtu Wage Dengan perhitungan Japatji hari ke 4 pasaran 1.

"Kita pakai hitungan kitab Mujarabat, hitungan Japatji tahun Wau, hari raya Idul Adha jatuh pada Sabtu Wage, selisih 1 hari dari yang ditetapkan oleh pemerintah," tambahnya.

Selain menggelar salat Idul Adha, jamaah Aboge juga berdoa bersama agar penyebaran wabah virus Corona segera selesai.

"Dan kami mengajak seluruh jamaah Aboge berdoa bersama agar wabah virus Corona segera selesai di tanah air Indonesia dan seluruh dunia," tegasnya.

Sementara Buddin (50), salah satu jamaah Aboge meski berbeda hari untuk perayaan hari raya Idul Adha dengan pemerintah, namun pihaknya selalu rukun dengan masyarakat.

"Selalu berbeda di setiap hari besar Islam, namun selalu kompak dan hidup rukun dengan masyarakat, kita berkeyakinan dengan kitab jawa kuno," jelas Buddin saat dikonfirmasi.

Di Probolinggo, jamaah Aboge jumlahnya mencapai seribu lebih. Selain di Kecamatan Leces, penganut Aboge tersebar di empat kecamatan lainnya yakni Kecamatan Dringu, Tegalsiwalan, dan Bantaran.

(fat/fat)