Diam-Diam Banyak Karaoke di Kota Blitar Buka Saat Pandemi COVID-19

Erliana Riady - detikNews
Jumat, 31 Jul 2020 16:01 WIB
karaoke di blitar
Foto: Erliana Riady
Blitar -

Tim gabungan menggelar operasi cipta kondisi pada malam takbir Idul Adha. Mereka menemukan tiga tempat karaoke yang diam-diam telah beroperasi selama pandemi COVID-19.

Sekitar 50 personil gabungan terdiri dari anggota di jajaran Polresta Blitar, TNI dan Satpol PP Kota Blitar melakukan patroli untuk menghalau takbir keliling yang berpotensi memasuki wilayah kota. Selain itu, petugas gabungan juga melakukan razia ke beberapa lokasi yang berpotensi tidak disiplin menerapkan protokoler kesehatan.

Ketika melewati jalan di sekitar tempat karaoke itu, petugas curiga. Karena walaupun kondisi pintu depan tertutup, namun lampu di dalam ruangan terlihat menyala terang dari luar. Dan benar saja, pintu karaoke tidak terkunci sehingga petugas bisa masuk ke dalam beberapa bagian ruangan.

Ketiga tempat karaoke itu terdiri Next di Jalan Veteran, Grand Mansion di Jalan Melati dan Karaoke 99 di Jalan Gunojoyo Bendogerit, Sananwetan.

Padahal dalam Perwali Kota Blitar nomor 47 tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Perilaku Hidup Produktif dan Aman Dalam Masa Pandemi COVID-19 disebutkan, hiburan malam belum diizinkan buka.

"Sampai saat inipun kami belum rekomendasikan untuk buka. Mereka memang sudah bersurat kepada Disporbudpar. Namun kami melihat kondisi pandemi belum aman jika hiburan malam buka," kata Sekretaris Gugus Tugas COVID-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo dikonfirmasi detikcom, Jumat (31/7/2020).

Hakim berharap, para pemilik usaha karaoke bisa bersabar menunggu perkembangan COVID-19 di Kota Blitar. Namun, sanksi tegas harus diterapkan jika mereka ditemukan nekat buka.

"Kalau semalam petugas gabungan menemukan mereka nekat buka, ya harus ditutup lagi," tegasnya.

Petugas gabungan juga menjumpai, masih banyak pengunjung karaoke yang tidak memakai masker. Sehingga sanksi penegakkan perda pun diterapkan. Informasi yang dihimpun detikcom, petugas Satpol PP Kota Blitar menyita beberapa KTP pengunjung. Bahkan ada yang disanksi melafalkan Pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

"Kami temukan pengunjung karaoke tidak memakai masker. Kami sanksi sebanyak 18 orang kami tahan KTP-nya. Dan empat pengunjung, kami sanksi sosial," jawab Plt Kasatpol PP Kota Blitar M Hadi Maskun.

Tak hanya itu, tim gabungan juga meminta keterangan dari masing-masing pengelola karaoke. Namun karena mereka tidak bisa menunjukkan izin rekomendasi membuka kembali tempat usahanya, maka mereka harus menutupnya kembali.

"Para pengelola tidak bisa menunjukkan dokumen atau surat izin buka atau rekom dari gugus tugas. Jadi kami minta, mereka menutup lagi usahanya," pungkasnya.

Tonton video 'Nekat Buka Saat PSBB, Tempat Karaoke di Bogor Disegel Petugas':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)