Masih Pandemi COVID-19, Polda Jatim Imbau Warga Tak Gelar Takbir Keliling

Hilda Meilisa - detikNews
Kamis, 30 Jul 2020 18:14 WIB
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko (Foto: Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)
Surabaya -

Polda Jawa Timur mengimbau masyarakat tidak menggelar takbir keliling. Hal ini untuk mencegah kerumunan yang bisa memicu penyebaran COVID-19.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan takbir keliling ini bisa dilakukan dengan melantunkan takbir yang disiarkan melalui pengeras suara di masjid atau musala.

"Imbauannya kepada masyarakat kita memulai dengan situasi adaptasi kebiasaan baru. Diantaranya tidak melakukan kerumunan, kemudian terkait adanya kebiasaan lama yang melakukan takbir keliling beramai-ramai, kemudian berkeliling bisa digantikan dengan di rumah masing-masing dan menggunakan pengeras di tempat ibadah seperti masjid atau langgar," kata Truno kepada detikcom di Surabaya, Kamis (30/7/2020).

"Kita mengimbau itu tidak boleh dilakukan, solusinya bisa dilakukan di tempat ibadah dan di rumah masing-masing yang menjadi pengganti takbir keliling digantikan dengan pengeras suara di tempat ibadah," lanjutnya.

Truno menambahkan untuk menghalau masyarakat yang keliling di jalan raya, pihaknya akan melakukan patroli. Jika ditemui ada yang takbir keliling, petugas akan memberikan imbauan untuk kembali ke rumah masing-masing.

"Kalau ada yang masih keliling, tadi dalam operasi patuh kita melakukan preemtif dan preventif dan mengimbau ke tempat masing-masing agar tak menjadi klaster baru," imbuh Truno.

Patroli ini juga seiring dengan Operasi Patuh Semeru yang tengah dijalankan Polda Jatim. Truno menyebut polisi akan turun ke tengah masyarakat dan memberikan edukasi.

"Sekarang dalam pelaksanaan Operasi Patuh Semeru. Kita proyeksikan ke edukasi atau preemtif. Preventifnya Polda Jatim akan hadir di tengah masyarakat untuk mengingatkan patuh berlalu lintas," papar Truno.

"Yang ketiga, kemarin Kapolda Jatim berkumpul dengan kiai khos NU dan seluruh kiai melalui virtual. Harapannya tetap tawaddu pada para kiai untuk mengikuti apa yang menjadi ajaran para kiai untuk menjaga agar mata rantai penularan tidak menjadi klaster baru," tambahnya.

Tonton video 'Jemaah Naqsabandiyah Padang Telah Rayakan Idul Adha':

[Gambas:Video 20detik]



(hil/fat)