Platform Pembayaran Digital Bakal Dukung Kemajuan Pariwisata Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Rabu, 29 Jul 2020 22:03 WIB
CEO dan Co-Founder DANA Vincent Iswara
CEO dan Co-Founder DANA Vincent Iswara (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Banyuwangi bakal mendapatkan dukungan platform pembayaran digital Dompet digital Indonesia (DANA) dalam pemulihan sektor pariwisata di masa transisi adaptasi tatanan kehidupan baru saat ini.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut baik adanya dukungan dari DANA untuk sektor pariwisata dan UMKM di Banyuwangi. Menurutnya, data Pemkab Banyuwangi, jumlah UMKM di Banyuwangi saat ini mencapai lebih dari 279 ribu.

"UMKM merupakan bagian dari tulang punggung ekonomi Indonesia. Untuk mendompleng ini, maka harus segera Go Digital agar mampu beradaptasi dan bertahan di tengah persaingan ekonomi global. Adanya DANA ini bisa dipastikan sangat membantu adanya kegiatan perekonomian UMKM dan pariwisata Banyuwangi," ujarnya kepada detikcom, Rabu (29/7/2020).

Anas berharap, adanya platform Pembayaran Digital ini bisa mengurangi kontak langsung antara penyedia jasa pariwisata dan UMKM dengan para wisatawan.

"Pembayaran dengan program digital akan mengurangi kontak langsung. Sehingga hal ini juga memberikan rasa aman bagi siapapun. Ini mengurangi penyebaran COVID-19 di sektor pariwisata dan UMKM," pungkasnya.

CEO dan Co-Founder DANA Vincent Iswara mengatakan, upaya yang dilakukan Banyuwangi dalam menyiapkan tatanan baru ini, memberikan kesan yang positif bagi DANA. Salah satunya dengan memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan ekonomi kreatif para pelaku wisata dan UMKM. Termasuk, penetapan kebijakan standar protokol kesehatan bagi pengunjung maupun pengelola wisata serta tempat oleh-oleh.

"Pariwisata sangat berperan dalam mendongkrak perekonomian Banyuwangi. Dengan potensi wisata alamnya dan budaya yang begitu melimpah, Banyuwangi memiliki jumlah kunjungan mencapai 5,4 juta di tahun 2019," kata Vincent Iswara, CEO DANA.

Dengan sejumlah objek-objek wisata yang sudah dikenal dunia, seperti Pantai G-Land dan Kawah Ijen dengan fenomena api birunya, Vincent Iswara yakin ekonomi Banyuwangi dapat pulih kembali.

Dengan teknologi digital yang mengusung platform terbuka, DANA dapat bersinergi dengan pemerintah maupun pelaku industri. Selain berperan sebagai promosi, aplikasi DANA juga menyebarkan konten pariwisata dengan memanfaatkan dunia maya.

"Kami juga akan memanfaatkan media sosial untuk ikut mengampanyekan inisiatif pemerintah menghadirkan contactlest tourism serta berkolaborasi dengan para influencer nasional," ujar Vincent.

Selain mendukung pemulihan sektor pariwisata, kehadiran DANA di Banyuwangi juga guna mendorong dan membantu pelaku UMKM lokal untuk berdaya digital. Hal ini menjadi komitmen dalam mendukung target pemerintah menghubungkan 2 juta UMKM dengan ekositem digital hingga akhir tahun 2020.

"DANA tidak hanya menempatkan diri sebagai perusahaan teknologi, tetapi juga menjadi sahabat UMKM. Melalui teknologi inklusif yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensi UMKM Indonesia," katanya.

Dengan platform DANA Bisnis, pihaknya mengaku dapat melakukan pendataan dan mempromosikan UMKM di Banyuwangi. Diharapkan, kemudahan dalam menggunakan dompet digital ini dapat bermanfaat bagi pengusaha kecil untuk berdaya digital dalam usahanya.

(iwd/iwd)