Nyalakan Lilin saat Lampu Padam, 5 Rumah di Situbondo Terbakar

Ghazali Dasuqi - detikNews
Jumat, 24 Jul 2020 10:50 WIB
kebakaran di Situbondo
Kebakaran di Situbondo (Foto: Ghazali Dasuqi/detikcom)
Situbondo -

Menyalakan lilin saat listrik padam jadi pemicu terjadinya kebakaran, Jumat (24/7/2020) dini hari. Sebanyak 5 rumah warga di Dusun Mandar Barat Desa Blimbing Kecamatan Besuki yang hangus. Bukan bangunan rumah saja, hampir semua perabot di dalamnya juga ludes terbakar.

Api cepat membesar, karena salah satu rumah yang terbakar banyak terpadat bensin eceran. Bahkan, seorang penghuni bernama Amsyar, nyaris jadi korban amukan si jago merah. Baju yang dipakai pria 40 tahun itu sempat tersambar api, saat berusaha membangunkan keluarganya dalam rumah yang terbakar. Beruntung, api di baju korban berhasil dimatikan hingga Amsyar lolos dari cedera.

"Kebakaran itu berlangsung sekitar 1 jam. Ada 5 rumah yang terbakar. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu," kata Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono.

Sebelum terjadi kebakaran, aliran listrik di sekitar rumah korban memang terjadi pemadaman. Sebagai gantinya, warga banyak menyalakan lilin untuk penerangan. Kebakaran diketahui, saat Amsyar baru tiba di rumahnya, usai kulakan bensin untuk dijual eceran, sekitar pukul 01.20 Wib. Saat itu, dia melihat api di lilin mulai membakar kain korden dalam rumahnya.

Api bahkan cepat membesar, karena juga menyambar botol berisi bensin eceran dalam rumah. Tahu begitu, dia langsung berusaha membangunkan keluarganya yang masih tidur dalam rumah. Saat itulah api sempat membakar baju korban. Beruntung bisa segera dimatikan. Berikutnya, korban dan keluarganya bergegas menyelamatkan diri keluar rumah.

Sambil berteriak ada kekabaran, korban juga berusaha membangunkan warga. Namun api terus membesar hingga merembet ke 4 rumah semi permanen yang ada di samping rumah Amsyar. Antara lain, rumah milik Amsyari (45), rumah milik Jamila (50), rumah milik Jamal dan rumah milik Pak Reza.

Dengan peralatan seadanya, warga berusaha memadamkan api. Namun, amukan si jago merah baru berhasil dijinakkan sekitar satu jam kemudian. Setelah satu unit Damkar milik Pemkab yang disiagakan di Besuki dikerahkan ke lokasi kebakaran.

"Untuk penyebab kebakaran, diduga berasal dari api lilin yang digunakan penerangan saat lampu padam. Api itu menyambar kain korden dan botol berisi bensin eceran dalam rumah. Sehingga cepat membesar," tukas Puriyono.

(fat/fat)