Tersangkut Kasus Carding, Boy William Janji Lebih Selektif Terima Endorse

Hilda Meilisa - detikNews
Rabu, 22 Jul 2020 14:03 WIB
boy william carding
Boy William (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya - Usai diperiksa menjadi saksi kasus pembobolan kartu kredit atau carding, Boy William mengaku akan lebih selektif dalam menerima endorse. Boy juga mengingatkan public figure lainnya agar lebih selektif.

Sebelumnya, Boy menjadi endorser tiket pesawat dari akun instagram @tiketkekinian. Ternyata, akun tersebut menjual tiket yang merupakan hasil pembobolan kartu kredit atau carding 500-an warga Jepang.

"Sekarang sih kalau melihat kayak gini, semoga semua public figure dan ini untuk saya juga, kita akan lebih selektif dalam mengambil pekerjaan dan juga mengambil endorse-an," kata Boy usai diperiksa di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Rabu (22/7/2020).

Tak hanya itu, Boy juga tidak ingin para followersnya di media sosial ikut terkena dampak dari endorser yang ternyata terjerat kasus. Boy akan lebih hati-hati agar tak lagi terkena kasus serupa.

"Karena kita harus sadari kalau kita punya followers yang cukup luas dan dengan aku mengendorse sebuah perusahaan yang mungkin bisa dibilang sorry kurang jelas, saya ndak mau followers saya ikut terjebak dalam hal itu. Jadi untuk ke depannya aku akan lebih selektif dan hati-hati," imbuhnya.

Saat disinggung apakah mengenal pelaku carding, Boy mengaku hubungannya hanya sebatas public figure dengan kliennya. Boy juga menyebut dirinya hanya barter jasa seperti aktivitas endorse pada umumnya.

"Nggak, kita sama sekali nggak tahu. Kita hanya sebagai orang yang memiliki digital platform yang menyediakan jasa promosi buat mereka, dan mereka juga menyediakan jasa untuk kita terbang. Jadi sama-sama barter value aja. Kita ndak tahu mereka company apa, buat kita melihat orang punya usaha mereka promosi, kita punya benefitnya, mari kita kerja sama. Di balik itu semua kita nggak tahu bakal seperti ini," jelas Boy.

Kendati demikian, Boy mengaku sempat bertemu dengan dua orang dari pihak pengendorse. Pertemuan tersebut untuk membicarakan kesepakatan atas jasa endorse yang ditawarkan.

"Kenal tapi sama empat pelaku nggak kenal. Saya cuma kenal sama dua, dan itu pun setelah ketemuan untuk membuat deal ini. Inisial S sama M. Saya kurang tahu ini ranahnya polisi. Kenalnya dari pekerjaan ini. Mereka ngasih saya jasa untuk terbang. Dari situ kita meeting dan kita kenal dari situ aja," pungkas Boy.

Sebelumnya, polisi telah memeriksa sejumlah artis dan selebgram yang menjadi endorse akun tiketkekinian. Akun tersebut menjual promo tiket yang didapatkannya dengan cara membobol kartu kredit 500-an warga Jepang.

Sejumlah artis dan selebgram yang diperiksa yakni Karin Novilda alias Awkarin, Gisella Anastasia, Tyas Mirasih, Ruth Stefanie, hingga Sarah Gibson.

Polda Jatim juga telah meringkus empat tersangka pembobolan kartu kredit atau carding. Lewat aksinya, tersangka meraup keuntungan ratusan juta. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 32 ayat (1) juncto Pasal 48 ayat (1) UU Informasi Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP dan/atau Pasal 56 KUHP, dengan hukuman maksimal 10 tahun penjara, dan denda Rp 5 Miliar. (hil/iwd)