UMKM di Banyuwangi Mulai Bergeliat Menyongsong New Normal

Ardian Fanani - detikNews
Selasa, 21 Jul 2020 20:14 WIB
UMKM di Banyuwangi kembali bergeliat untuk memulihkan usahanya dan menyongsong era new normal. Terlebih setelah terdampak pandemi COVID-19
UMKM di Banyuwangi/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

UMKM di Banyuwangi kembali bergeliat untuk memulihkan usahanya dan menyongsong era new normal. Terlebih setelah terdampak pandemi COVID-19.

Susiyati, UMKM batik di Banyuwangi, kini mulai kembali mempekerjakan sejumlah karyawannya yang sebelumnya dirumahkan. "Sejak akhir Market 2020, omzet Susiyati melorot drastis, sampai 90 persen. Tamu-tamu luar kota yang biasanya memadati galeri, sudah tidak ada lagi," kata Susiyati, pemilik usaha batik Gondho Arum di Desa Pakistaji, kecamatan Kabat, Selasa (21/7/2020).

Susi yang membuka usahanya sejak 2012 mengaku, kondisi akibat pandemi adalah yang terparah selama dia menjalankan usaha. Karena tidak ada orderan, dia bahkan sampai merumahkan sementara karyawan-karyawannya.

"Dulu sebelum COVID-19, sebulan omzet bisa Rp 100 juta. Empat bulan terakhir, susah dibilang. Kami harus sabar menghadapi situasi ini," kata dia.

Kini, seiring mulai dijalankannya era adaptasi kebiasaan baru, pesanan batik mulai datang ke tempatnya. Selama dua minggu terakhir, ratusan kain batik mulai dikerjakan Susiyati memenuhi orderan.

"Alhamdulillah, order sudah mulai datang. Dari seragam untuk pernikahan, juga ada pesanan dari pelanggan luar kota. Walaupun tidak sebanyak dulu, cukup membuat saya lega karena karyawan sudah mulai bekerja kembali," ujar Susiyati.

Dia yakin kondisi ke depan semakin membaik, apalagi dengan sejumlah inovasi pengembangan daerah yang telah disiapkan Pemkab Banyuwangi menyambut new normal.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3