Pandemi COVID-19 Tak Pengaruhi Penjualan Benih Jagung

Hilda Meilisa - detikNews
Jumat, 17 Jul 2020 17:35 WIB
tanaman jagung hibrida
Foto: Istimewa
Surabaya -

Ratusan petani jagung hibrida Jombang hadiri benih varietas terbaru dengan protokol kesehatan. Mereka datang di lahan pertanian Desa Sepanyul, Kecamatan Gudo, Jombang. Mereka penasaran dengan jagung hibrida Adv Joss.

Meski pandemi COVID-19, permintaan benih jagung tahun 2020 ini tidak mengalami penurunan. Para petani diperkenalkan mulai dari benih, tanaman muda hingga yang sudah dipanen di lahan pertanian tersebut.

"Jagung dengan benih ini tumbuh dengan baik. Jagung ini memiliki ketahanan yang bagus untuk lahan yang dengan irigasi bekas sawah, tegalan, bahkan tanpa irigasi," jelas Business Growth Lead PT Advanta Seeds Indonesia Herry Kristanto saat sosialisasi dan unjuk pamer hasil benih Adv Joss kepada petani di Jombang, Jumat (17/7/2020).

Dia menambahkan jagung benih ini rendemen bisa mencapai 83-85 persen. Sementara yang biasa, rata-rata rendemen hanya 70 persen

"Sifat utama dengan potensi hasil yang sangat tinggi, rendemen yang tinggi, sifat toleransi terhadap kekeringan. Varietas ini cukup bagus ditanam di musim kemarau dan di daerah dengan potensi curah hujan yang minim, seperti di Lampung, Sumbawa, Bima, dan Dompu (NTB)," kata Danu Prasetya, Sales Manager PT Advanta Seeds Indonesia.

Danu menjelaskan buah jagung dari benih ini terlihat besar dan berwarna oranye cerah. Setelah dipotong, ternyata bonggol jagung terlihat kecil dan biji jagung terlihat lebih besar dan rapat.

"Jagung ini juga tahan terhadap hama bulai," tambahnya.

(hil/fat)