Website COVID-19 Jatim Masih Sebut PDP-ODP, Pemprov Siap Sesuaikan Istilah Baru

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Selasa, 14 Jul 2020 19:21 WIB
Website COVID-19 di Jatim Masih Sebut PDP-ODP, Pemprov Siap Sesuaikan Istilah Baru
Foto: Tangkapan Layar
Surabaya -

Menkes RI Terawan Agus Putranto menerbitkan peraturan baru mengenai pedoman pencegahan virus Corona di Indonesia. Salah satunya dengan mengganti sejumlah istilah.

Website informasi update COVID-19 di Jawa Timur di laman http://infocovid19.jatimprov.go.id/ hingga pukul 18.50 WIB, masih menggunakan istilah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hingga Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Kepala Dinas Kominfo Jatim Benny Sampirwanto mengatakan secara prinsip pihaknya siap menyesuaikan istilah yang berganti ini. Namun memang hingga malam ini, website COVID-19 di Jatim masih menggunakan istilah lama.

"Tentu kita akan menyesuaikan istilah baru dari Menkes," kata Benny kepada detikcom di Surabaya, Selasa (14/7/2020).

Benny menambahkan pihaknya sebagai pemerintah daerah akan mengikuti setiap kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah provinsi. Rencananya, besok juga akan dilakukan video conference dengan kemenkes terkait penyamaan persepsi istilah baru ini.

"Kita tegak lurus dengan Pemerintah Pusat. Besok juga ada vidcon kemenkes dengan jajaran pemprov untuk penyamaan persepsi," imbuhnya.

Sementara dari data terakhir pada Senin (13/7) malam, kasus positif COVID-19 di Jatim bertambah 219 sehingga totalnya mencapai 16.862 kasus. Sementara pasien yang sembuh bertambah 352 orang hingga menjadi 6.958 atau 40,67 persen pasien yang dinyatakan negatif COVID-19.

Namun ada kabar duka karena ada tambahan 21 pasien positif COVID-19 di Jatim yang meninggal dunia. Total, ada 1.261 pasien positif COVID-19 di Jatim yang meninggal dunia.

Hasil tracing Gugus COVID-19 Jatim, ada 12.697 PDP dan 4.730 PDP yang masih diawasi. Sedangkan untuk ODP ada 31.119 dan tinggal 3.722 ODP yang dipantau.

Selanjutnya
Halaman
1 2