Banyak Siswa Kangen Sekolah, Dispendik Surabaya Sebut Utamakan Kesehatan

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 14 Jul 2020 13:27 WIB
Kepala Dispendik Kota Surabaya Supomo
Kadispenik Surabaya Supomo (Foto file: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya -

Selama pandemi COVID-19 sistem pembelajaran dialihkan ke daring. Selama 5 bulan, tak menjalani aktivitas belajar di sekolah, para siswa pun mulai merasa jenuh.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Supomo pun menyadari jika para siswa mulai dari TK, SD dan SMP sangat merindukan teman-temannya di sekolah. Tetapi karena situasi sedang pandemi, dispendik lebih mengutamakan kesehatan para siswa.

"Kita mengutamakan kesehatan anak-anak di masa seperti ini, kita tidak bisa penuh (Siswa sekolah) kayak ketika normal," kata Supomo di ruang kerjanya, Selasa (14/7/2020).

Dia pun mengaku saat belajar via daring saat pandemi seperti ini, ada penyesuaian mata pelajaran. Yakni belajar lewat online, tidak keluar rumah, beraktivitas belajar di dalam rumah. Selain itu guru memberikan materi hingga memberi nilai siswa juga ada di rumah.

Menurutnya, jika sampai anak-anak terpapar, para siswa tidak bisa mengikuti pembelajaran. Terlebih siswa tersebut harus menjalani isolasi, jika di rumah sakit akan sendirian tanpa pengawas kecuali tenaga medis.

"Karena kalau mereka terpapar akan isolasi sendiri tanpa orang tua," ujarnya.

Hal ini pun dirasakan Tri Putra Aditya, salah satu siswa SMPN 9 yang sudah bosan di rumah. Dia sangat merindukan teman-temannya di sekolah untuk belajar bersama.

"Bosen, pingin bareng sama temen-temen lagi di sekolah. Kalau belajar lewat HP malah tidak bisa fokus," pungkasnya.

(fat/fat)