Tahap 1 Berakhir, Unair akan Evaluasi UTBK untuk Pelaksanaan yang ke-2

Esti Widiyana - detikNews
Sabtu, 11 Jul 2020 14:39 WIB
Universitas Airlangga (Unair)
Unair (Foto file: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya -

Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahap pertama di Universitas Airlangga (Unair) berakhir hari ini. Dan 20-29 Juli mendatang akan kembali dilaksanakan UTBK tahap ke-2.

Di hari terakhir pelaksanaan UTBK, Unair pun akan melakukan evaluasi. Baik evaluasi untuk peserta maupun panitianya sendiri.

Untuk evaluasi ditahap pertama untuk tahap kedua dari peserta, Ketua UTBK Unair Junaidi Khotib mengatakan, agar lebih menyiapkan guna memenuhi persayaratan ujian. Seperti rapid test agar tidak dilakukan mendadak atau on the spot.

"Kalau onsite begitu kan ya mereka pasti gelisah, belum tentu juga hasilnya negatif. Tapi kalau mereka menyediakan satu hari atau tiga hari sebelumnya kan lebih enak," kata Junaidi, Sabtu (11/7/2020).

Sedangkan untuk panitia UTBK Unair, menyiapkan protokol kesehatan. Bahkan, saat pelaksanaan ujian nanti protkol kesehatan sepenuhnya berjalan dengan ketat.

Junaidi mencontohkan di Fakultas Kesehatan (FK) Unair kampus A. Terlihat banyak mobil berderet parkir, agar tidak mengganggu pengguna jalan lainnya pihaknya juga akan mengevaluasi.

"Jadi tempat parkir disana diatur supaya mudah untuk menjaga social distancing. Alhamdulillah tahap kedua sudah bisa dilakukan dengan baik," ujarnya.

Sesuatu yang kurang, pihaknya juga akan mengevaluasi. Agar hasil dari pelaksanaan UTBK tahap kedua bisa lebih optimal untuk membantu para peserta.

"Casenya mungkin Mas Daffa Dzaki miss komunikasi antara pemberi dokumen dengan penerima dokumen, padahal kalau dilihat 88 peserta reaktif kita beri konsultasi yang baik supaya mereka tahu apa yg harus mereka lakukan. Dan kemudian mereka harus komunikasi dan memberi tahukann kemana, ya ke satgas COVID-19 dan ada email hotline. Itu yang kita tekankan di pelaksnaan tahap pertama untuk evaluasi tahap kedua," jelasnya.

Sedangkan rapid test di tempat, Junaidi mengatakan saat tahap kedua nanti akan tetap disediakan panitia UTBK Unair. Rapid test onsite itu berlaku untuk peserta yang tidak mampu atau kesulitan mendapatkan akses.

"Masih, pasti kita sediakan untuk rapid test bagi mereka yang kesulitan akses untuk rapid test dan bagi merek yang tidak mampu. Yang mampu biar ke lab, klinik, atau rumah sakit," pungkasnya.

(fat/fat)