11 Kali Swab, Pasien COVID-19 Banyuwangi Ini Sembuh Setelah 4 Bulan Isolasi

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 11 Jul 2020 11:06 WIB
pasien corona di banyuwangi sembuh
Pasien corona sembuh (Foto: Istimewa)
Banyuwangi -

Salah seorang pasien yang merupakan seorang tenaga kesehatan (nakes) di Banyuwangi dinyatakan sembuh dari COVID-19. Pria 42 tahun berinisial S ini tercatat paling lama dirawat dan akhirnya kini bisa kembali berkumpul dengan keluarga kecilnya. Saat ini, ada 20 pasien sembuh dari 36 kasus positif COVID-19 di Banyuwangi.

Pria asal Kecamatan Cluring dinyatakan sembuh setelah hasil uji swab tenggorokan yang ke-10 dan 11 dinyatakan negatif pada Rabu malam (8/7/2020). S merupakan pasien nomor 03 yang dirawat lebih dari 4 bulan.

"Alhamdulillah pasien 03 sudah dinyatakan sembuh setelah uji swabnya dua kali terakhir menunjukkan hasil negatif. Beliau adalah pasien terlama, karena menjalankan isolasi mandiri sejak 20 Maret setelah muncul kluster petugas haji di Surabaya, lalu dinyatakan positif pada 10 April 2020," jelas Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Banyuwangi, dr Widji Lestariono kepada detikcom, Sabtu (11/7/2020).

Pasien 03 itu tergolong sebagai orang tanpa gejala (OTG). Sejak dinyatakan terinfeksi virus Corona pada 10 April 2020 lalu, dia menjalani perawatan di rumah sakit hingga melakukan isolasi mendiri di rumah. Total hingga dinyatakan sembuh, S sudah menjalani uji swab sebanyak 11 kali dengan isolasi hingga empat bulan lamanya. Kesembuhan itu dari hasil swab ke-10 dan 11 yang negatif.

"Hingga akhirnya dinyatakan sembuh, saya langsung sujud syukur. Saya langsung telepon ibu saya, beliau dan keluarga langsung menangis haru," kata S saat dihubungi wartawan.

S lalu membagi cerita pengalamannya selama berjuang untuk sembuh dari COVID-19. Selama menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyuwangi dan menjalani isolasi mandiri banyak diberi perhatian oleh petugas kesehatan. Menurut dia, dukungan dari banyak pihak menjadi obat bagi kesembuhannya.

Dia sebelumnya sempat stres karena berkali-kali tes swab, hasilnya tetap positif COVID-19. Padahal, banyak pasien lain sudah sembuh. Namun, S tetap berdoa dan berikhtiar tanpa henti dengan didukung keluarga, sahabat, dan pemerintah daerah.

"Saya sangat berterima kasih atas dukungannya, baik secara moril maupun materiil dari banyak pihak. Khususnya Gugus Tugas termasuk tim kesehatan yang terus memantau kondisi saya dan tidak bosan untuk memastikan kesembuhan saya," ujarnya.

S bercerita, saat menjalani isolasi di rumah, dirinya bahkan mendapatkan tambahan asupan makanan bergizi dari Puskesmas.

"Meskipun saya OTG, saat isolasi di rumah saya disiplin menjalankan isolasi. Saya tidur di kamar sendiri, mengerjakan apapun dilakukan sendiri untuk mengurangi pertemuan dengan anggota keluarga yang lain. Saya harus menjaga keluarga, caranya ya dengan melakukan semuanya sendiri," ujarnya.

Tonton juga 'Daya Tampung Ruang Isolasi Pasien Corona Nasional Mencukupi':

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2