Corona Belum Hilang, Krisis Air Bersih Mengancam Pasuruan

Muhajir Arifin - detikNews
Kamis, 09 Jul 2020 13:51 WIB
kekeringan di pasuruan
Warga antre air (Foto: Muhajir Arifin)
Pasuruan -

Belum usai pandemi Corona dan berbagai dampak sosial-ekonomi yang diakibatkannnya, warga Kabupaten Pasuruan harus bersiap dengan bencana kekeringan. 21 desa rawan mengalami krisis air bersih.

"Kita antisipasi 21 desa di 7 kecamatan, seperti tahun kemarin, rawan kekeringan," kata Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Tectona Jati, Kamis (9/7/2020).

BPBD saat ini tengah melaksanakan assesment desa-desa rawan kekeringan dan krisis air bersih. Dari hasil assesment, pihaknya akan melaporkannya ke kapala daerah.

"Setelah ada SK tanggap darurat dari kepala daerah, kita ajukan anggaran pengadaan air bersih bagi wilayah yang kekurangan air. Kita juga sudah koordinasi dengan PDAM, Dinas Perkim, dan Dinas Sosial," terangnya.

kekeringan di pasuruanFoto: Muhajir Arifin

Tecto mengatakan berdasarkan prakiraan BMKG, sebagian besar wilayah Jawa Timur sudah masuk musim kemarau. Oleh karena itu, pihaknya menyiapkan langkah antisipasi krisis air bersih.

7 kecamatan yang rawan krisis air bersih yakni Lumbang, Winongan, Pasrepan, Kejayan, Grati, Lekok dan Gempol. Setiap tahun puluhan desa di 7 kecamatan ini mengalami krisis bersih.

"Ada beberapa desa yang mungkin sudah ada instalasi pipa seperti di Banyubiru, yang mengaliri beberapa desa di Lumbang dan Winongan," pungkasnya.

Tonton juga 'Ada Ambulans Disko di Pasuruan, Biar Nggak Stres di Masa Pandemi':

[Gambas:Video 20detik]

Saat ini warga beberapa desa sudah mulai kesulitan air bersih. Seperti di Desa Jeladri, Kecamatan Winongan. Mereka harus antre menunggu pasokan air dari pemerintah desa ke tandon-tandon yang ada.

"Sebelumnya warga ambil air ke desa tetangga atau beli. Sekarang seminggu sekali ada air kiriman air dari desa," kata salah seorang warga, Bunianto.

Warga berharap ada distribusi air bersih dari pemerintah daerah. Dengan demikian warga tidak perlu menunggu lama dan antre lama.

(iwd/iwd)