Polresta Banyuwangi Ungkap 8 Kasus Kriminal, Satu Pelaku Didor Bagian Kaki

Ardian Fanani - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 22:05 WIB
Polresta Banyuwangi Berhasil Ungkap 8 Kasus
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Tiga hari Operasi Sikat Semeru 2020, Polresta Banyuwangi berhasil mengungkap 8 kasus tindak kriminal. Satu pelaku pencurian dengan kekerasan yang merupakan residivis kasus yang sama, didor kakinya.

Dari 8 Kasus tersebut, tiga kasus menonjol dirilis oleh Polresta Banyuwangi, Rabu (8/7/2020).

Pencurian dengan kekerasan atau dilakukan oleh GAG (39), warga Kelurahan Kertosari, Kecamatan Kota Banyuwangi. Polisi terpaksa di dor kakinya, lantaran saat ditangkap tersangka mencoba melawan petugas. Pelaku ini tak segan melukai korbannya yang rata-rata adalah seorang wanita.

"Korban dari GAG ini sekitar 6 orang. Dia beroperasi di sekitar tempat sepi di Kecamatan Kabat dan Rogojampi," kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin kepada detikcom.

Pelaku selalu beroperasi dengan membuntuti korban dari ATM. Kemudian dirinya membuntuti korban hingga tempat sepi. Selanjutnya dirinya beraksi menjambret dan mengambil barang korban.

"Kita amankan beberapa handphone dan dompet. Kita juga amankan satu sepeda motor Scoopy yang dijadikan pelaku sebagai kendaraan saat beraksi," tambahnya.

Sementara dua tindak kriminalitas lainnya masih sama dengan kasus yang dilakukan GAG. S (53) warga Desa Tulungrejo, Glenmore, Banyuwangi dan K (45), warga Desa Macan Putih, Kecamatan Kabat, Banyuwangi ditangkap dengan kasus pencurian dengan kekerasan.

"Untuk S beroperasi di Pasar Sempu. Sementara K itu penjahat jalanan. Kami tangkap dengan barang bukti kebanyakan adalah HP," ujarnya.

"Atas perbuatannya pelaku GAG dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana 12 tahun penjara. Sedangkan pelaku S dan K dijerat pasal 363 KUHP Jo 362 KUHP dengan ancaman hukuman pidana 7 tahun penjara," tambahnya.

Menurut Kapolresta, Operasi Sikat Semeru 2020 ini difokuskan dengan kejahatan jalanan. Tak hanya itu, aksi tindak kriminal lain juga menjadi perhatian. Beberapa kasus yang berhasil diungkap selain pencurian dngan kekerasan juga ada pengungkapan kasus bahan peledak. Namun sampai saat ini masih dilakukan pengembangan lebih lanjut.

"Tentu dalam operasi Sikat Semeru kita ingin Banyuwangi kondusif dan bebas dari kejahatan jalanan, kejahatan terorganisir hingga kejahatan lainnya. Kami harap masyarakat juga turut membantu pengungkapan kasus kejahatan atau kriminalitas di Banyuwangi saat ini," pungkasnya.

(fat/fat)