Pembunuhan Perempuan Berambut Pirang Direkonstruksi, 35 Adegan Diperagakan

Enggran Eko Budianto - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 17:33 WIB
pembunuhan di mojokerto
Salah satu adegan rekonstruksi (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto -

Polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan perempuan berambut pirang yang mayatnya dibuang di jurang Gajah Mungkur, Kabupaten Mojokerto. Dua tersangka kasus ini memerankan 35 adegan mulai dari perencanaan pembunuhan sampai mengeksekusi korban.

Seluruh reka adegan digelar di Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Mojosari. Penyidik mendatangkan kedua tersangka. Yaitu Mas'ud Andy Wiratama (23), warga Desa Pamotan, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo dan Rifat Rizatur Rizan (20), warga Jalan Trem Sentul, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo.

Sedangkan adegan korban Vina Aisyah Pratiwi (21) diperankan model dan boneka. Proses rekonstruksi disaksikan langsung 2 jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto dan pengacara kedua tersangka.

"Dalam reka ulang ini diperagakan peran-peran para tersangka dengan cukup jelas. Totalnya ada 35 adegan," kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Rifaldhy Hangga Putra kepada wartawan di lokasi, Rabu (8/7/2020).

Hangga menjelaskan seluruh reka ulang kasus pembunuhan Vina digelar di Mapolres Mojokerto karena beberapa alasan. "Pertimbangan kami TKP berjauhan dan di wilayah hukum yang lain, juga segi keamanan para tersangka," terang Rifaldhy.

Puluhan adegan dalam reka ulang ini menggambarkan peran tersangka Mas'ud dan Rifat saat membunuh Vina. Mulai dari perencanaan sampai pembuangan mayat korban dan penyembunyian barang bukti.

Kasus ini dipicu masalah utang antara Mas'ud dengan Vina. Gadis berambut pirang warga Desa Pamotan, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo itu mempunyai utang kepada tersangka Rp 40 juta sejak Januari 2020. Mas'ud pun berniat membunuh sahabatnya itu jika korban tidak sanggup membayar utang.

Pecatan satpam bank swasta di Surabaya ini menemui Rifat di tempat kerjanya di Warkop Mantri 321, Jalan Arteri Porong, Sidoarjo, Minggu (21/6) pukul 13.00 WIB. Saat itulah keduanya merencanakan cara membunuh Vina. Mas'ud juga menyiapkan peralatan berupa tongkat besi, sarung biru dan kaus hitam. Sedangkan Rifat menyiapkan tali tambang plastik warna hijau sekitar 1 meter.

Pada hari yang sama sekitar pukul 16.00 WIB, Mas'ud membuat janji bertemu dengan Vina pada Selasa (23/6) untuk membahas utang. Tersangka menghubungi korban menggunakan WhatsApp. Mas'ud kembali menghubungi korban pada Selasa (23/6) pukul 08.00 WIB. Keduanya janjian bertemu di penitipan kendaraan Jalan Arteri Porong.

Selanjutnya
Halaman
1 2